// <![CDATA[KAJIAN KESEIMBANGAN BEBAN KERJA UNIT DRIVETRAIN DI PT. HINO MOTORS MANUFACTURING INDONESIA]]> Dr. Caecilia Sri Wahyuning, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 MUHAMMAD RENALDI SYAH / 132019108 Penulis
PT. Hino Motors Manufacturing Indonesia adalah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur dan produksi kendaraan bermotor seperti truk, bus, dan kendaraan khusus lainnya. Perusahaan menerapkan sistem 2 shift dengan jam kerja selama 8 jam/hari dalam 5 hari kerja setiap minggunya. Perusahaan memiliki sebuah departemen bernama unit drivetrain. Permasalahan yang terjadi pada departemen unit drivetrain adalah adanya indikasi ketidakseimbangan beban kerja antar operator setiap stasiun kerja. Hal ini bisa dilihat dari adanya operator yang mengalami waktu menganggur yang lama dan sebaliknya, ada yang hampir tidak mengalami waktu menganggur. Operator yang banyak menganggur akan mengaami penurunan produktivitas dan akan mempengaruhi jumlah produk yang dihasilkan perusahaan. Sebaliknya, operator yang mengalami waktu menganggur hampir tidak ada yang berarti beban kerja yang dipikulnya bisa jadi melebihi kapasitas yang dapat diterima. Hal tersebut akan menyebabkan operator cepat merasa lelah dan kehilangan konsentrasi. Setelah itu operator akan menurun produktivitasnya dan rawan mengalami kecelakaan kerja. oleh sebab itu diperlukan adanya analisis beban kerja untuk melihat apakah jumlah operator pada setiap stasiun kerja sudah sesuai atau belum. Metode yang digunakan adalah Full Time Equivalent (FTE) yang akan menentukan jumlah operator optimal setiap stasiun kerja.