PUSAT APRESIASI SENI TEATER.


Seni Teater merupakan jenis seni pertunjukan yang bersifat kolektif, kompleks, rumit, dan sangat akrab dengan publiknya, yaitu ‘masyarakat seni teater’ sebagai seni pertunjukan. Termasuk di dalamnya: pencipta seni, para pekerja seni, karya seninya itu sendiri, manager, kelompok (group) seni, pengayom atau maesenas seni (lembaga pemerintah atau non-pemerintah), alam semesta dan lingkungan seni (poleksosbud hankam, iptek, seni, dan pariwisata) yang bisa dijadikan bahan atau sumber inspirasi bagi para seniman untuk melakukan proses kreatif seni, lembaga sekolah atau kampus, sanggar, kelompok, paguyuban, penikmat, pemerhati, kritikus seni atau peneliti seni, pelatih atau pengajar seni, baik guru, dosen, maupun empu seni, dan para penonton karya seni. Perkembangan seni teater di Bandung cukup pesat dilihat dari antusiasnya masyarakat Bandung, khususnya mahasiswa seni teater dan para seniman teater, untuk mendatangi pertunjukkan seni teater yang diselenggarakan. Minat dan apresiasi masyarakat yang cukup tinggi dilihat dari sering diadakannya pertunjukkan teater di Bandung, baik dalam skala besar maupun skala kecil. Para mahasiswa seni teater (STSI Bandung) pun sering mengadakan workshop yang bersifat umum dan pertunjukkan teater di beberapa SMA di Bandung. Akan tetapi perkembangan ini tidak disertai dengan adanya suatu wadah penunjang yang representatif yang dapat mengakomodasikan kebutuhan seni dan budaya masyarakat. Sarana yang ada pun dapat dinilai kurang menunjang kebutuhan. Oleh karena itu, dibutuhkan sarana baru yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Bandung dalam mengapresiasikan seni dan budaya. Adapun permasalahan-permasalahan dalam beberapa aspek. Pada aspek perancangan, yaitu bagaimana membentuk ruang-ruang komunal, baik ruang tertutup maupun terbuka, sebagai tempat bersosialisasi dan sebagai tempat berapresiasi; serta bagaimana menciptakan desain yang berkesan dinamis sehingga dapat memacu kreatifitas para pelaku seni. Dari aspek bangunan diantaranya bagaimana merancang bangunan pertunjukkan dengan akustik yang baik sebagai syarat utama ruang pertunjukkan yang ideal; bagaimana menata pola perletakan massa-massa bangunan dengan ruang-ruang luar yang positif; dan bagaimana merancang bentuk massa bangunan yang ekspresif, sesuai dengan sifat dari seni teater itu sendiri. Sedangkan pada aspek lingkungan perencanaan proyek harus mempertimbangkan lingkungan, iklim, dan kondisi tanah yang dapat menyesuaikan dengan lingkungan tersebut.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang GALUH AYUNINGTYAS / 212004083 - Personal Name
GALUH AYUNINGTYAS / 21.2004.083 / AR - Personal Name
Dwi Kustianingrum, Ir., M.T. - Personal Name
Bambang Subekti, Ir., M.T. - Personal Name
No. Panggil 444AR/08
Subyek
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2008
Jurusan Arsitektur
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2008).PUSAT APRESIASI SENI TEATER.().Arsitektur:FTSP

.PUSAT APRESIASI SENI TEATER.().Arsitektur:FTSP,2008.Text

.PUSAT APRESIASI SENI TEATER.().Arsitektur:FTSP,2008.Text

.PUSAT APRESIASI SENI TEATER.().Arsitektur:FTSP,2008.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id