// <![CDATA[INVESTIGASI PENGARUH BERBAGAI POLUTAN DAN PARAMETER LINGKUNGAN TERHADAP ISOLATOR PIN PORCELAIN DAN HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) TERKENA TEGANGAN TINGGI FREKUENSI TINGGI TESLA COIL]]> Nasrun Hariyanto, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 2 Arsyad Ramadhan Darlis, S.T.,M.T. Dosen Pembimbing 1 ATEP MUHAMAD RIZKI / 112019004 Penulis
Tujuan dari eksperimen ini adalah untuk menilai efek osilasi Tesla Coil terhadap isolator yang terkontaminasi dan untuk mengetahui bagaimana isolator yang terkontaminasi dipengaruhi oleh perbandingan parameter lingkungan. Karena isolator biasanya dipasang di ruang terbuka, mereka perlu diuji dalam berbagai kondisi dan waktu yang berbeda. Faktor waktu juga penting karena tingkat kelembaban dan suhu berubah karena polutan, hujan, dan perubahan siang dan malam setiap hari. Perubahan ini dapat menyebabkan properti dielektrik dan konduktivitas permukaan isolator menurun, yang dapat menyebabkan kegagalan isolator. Eksperimen dilakukan dengan menerapkan tegangan sebesar 15, 30, dan 45 kV pada kedua jenis isolator, sambil mengukur arus bocor yang terjadi. Pengujian dilaksanakan dalam berbagai kondisi lingkungan, melibatkan variasi suhu, kelembaban, dan paparan polutan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa rata-rata arus bocor paling tinggi terjadi di pagi hari, pada tegangan 15 kV dengan nilai arus bocor untuk isolator pin porcelain sebesar 0,72112 A dan isolator HDPE sebesar 0,71984 A. Pada tegangan 30 kV, isolator pin porcelain sebesar 0,9316 A dan isolator HDPE sebesar 1,007 A. Dan pada tegangan 45 kV, rata-rata arus bocor paling tinggi terjadi pada malam hari, dengan nilai arus bocor untuk isolator pin porcelain sebesar 1,129 A dan isolator HDPE sebesar 1,18 A. Sebaliknya, nilai arus bocor terendah untuk ketiga tegangan terjadi di siang hari. Pada tegangan 15 kV, nilai arus bocor isolator pin porcelain sebesar 0,6536 A dan isolator HDPE sebesar 0,6752 A. Pada tegangan 30 kV, isolator pin porcelain sebesar 0,89892 A dan isolator HDPE sebesar 0,966 A. Dan pada tegangan 45 kV, isolator pin porcelain sebesar 1,08248 A dan isolator HDPE sebesar 1,17992 A. Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa isolator pin porcelain lebih rentan terhadap arus bocor dalam kondisi parameter lingkungan dan paparan polutan yang serupa. Kenaikan massa polutan dan ESDD yang menempel pada isolator meningkatkan konduktivitas dan mengurangi resistansi permukaan isolator, sehingga meningkatkan arus bocor.