// <![CDATA[PENGARUH VARIASI DIAMETER ELEKTRODA TERHADAP KEKUATAN UJI TARIK DARI HASIL LASAN (WELD) SHIELDED METAL ARC WELDING PORTABLE]]> HAIRURRAHMAN ARRASYID / 122019086 Penulis Syahril Sayuti, lr., M.T. Dosen Pembimbing 1
Kekuatan sambungan ini sangat penting karena menyangkut dengan resiko yang terjadi apabila terjadi retak atau cacat pada sambungan pengelasan maka akan mengakibatkan kegagalan dari konstruksi. faktor yang menentukan bagus atau tidaknya hasil pengelasan tersebut diantaranya : pemilihan juru las, cara dan prosedur pengelasan, alat dan bahan yang dibutuhkan, elektroda yang digunakan, jarak kampuh dan kuat arus yang dipakai. Pada penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari variasi diameter elektroda menggunakan las SMAW (Shielded Metal Arc Welding) terhadap keukatan tarik pada lasan menggunakan baja ST-37 tebal 10 mm dengan arus pengelasan 90 A, elektroda yang digunakan jenis E6013 dengan diameter 2 mm, 2,6 mm, dan 3,2 mm dengan tiga merek elektroda yang berbeda. Kampuh yang digunakan adalah kampuh V dengan sudut 60°dan alur yang digunakan berbentuk melingkar. Spesimen yang digunakan untuk uji tarik berbentuk silinder dengan dimensi menyesuaikan kemampuan mesin uji tarik. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan nilai kekuatan tarik tertinggi pada elektroda RD-260 terdapat pada elektroda diameter 3,2 mm dengan nilai kekuatan tarik sebesar 619,35 MPa sedangkan nilai uji tarik terendah pada elektroda diameter 2 mm yaitu sebesar 568,8573 MPa, untuk nilai kekuatan tarik tertinggi pada elektroda NK-68 terdapat pada elektroda diameter 3,2 mm dengan nilai kekuatan tarik sebesar 615,012 MPa sedangkan nilai kekuatan tarik terendahnya terdapat pada diameter elektroda 2 mm yaitu sebesar 585,658 MPa, dan untuk nilai kekuatan tertinggi pada elektroda RB-26 terdapat pada elektroda diameter 3,2 mm dengan nilai kekuatan tarik sebesar 614,096 MPa sedangkan nilai kekuatan tarik terendahnya terdapat pada elektroda diameter 2 mm dengan nilai kekuatan tarik sebesar 558,9275 MPa . Sehingga dapat disimpulkan bahwa variasi diameter elektroda sangat berpengaruh pada hasil lasan berdasarkan nilai kekuatan uji tarik, semakin tinggi diameter elektroda maka semakin tinggi kekuatan tariknya. Serta diameter yang optimal pada pengelasan SMAW ini terdapat pada diameter 3,2 mm berdasarkan nilai kekuatan tariknya.