// <![CDATA[PENGARUH DEGUMMING DAN BLEACHING PADA MINYAK BIJI KESAMBI (SCHLEICHERA OLEOSA)]]> Dyah Setyo Pertiwi, S.T., M.T., Ph.D. Dosen Pembimbing 1 Aryandhany Perdana Nugraha / 142018022 Penulis Gibrant Alif Abikhairi / 142018043 Penulis 2
Biji kesambi (Scheicera Oleosa) merupakan salah satu bahan yang bisa dijadikan pengganti untuk pembuatan minyak goreng. Pemelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan membandingkan pengaruh degumming dan bleaching terhadap minyak kesambi serta mengetahui kesesuaian hasil minyak goreng biji kesambi dengan karakteristik minyak goreng pada SNI 2013. Minyak goreng biji kesambi harus melewati beberapa tahap yaitu degumming, bleaching dan analisis karakteristik minyak kesambi. Karakteristik minyak kesambi dilihat setelah melakukan proses degumming dan bleaching kemudian dibandingkan dengan karakteristik minyak goreng SNI 2013. Hasil minyak kesambi yang dibleaching dengan adsorben ukuran mesh 70/100 mempunyai nilai %kadar air dan bahan menguap serta kadar bilangan asam yang lebih tinggi dibandingkan kadar pada minyak hasil bleaching dengan ukuran adsorben mesh 170/200. Minyak biji kesambi hasil degumming 110C dan bleaching 70/100 maupun 170/200 memiliki nilai %kadar air dan bilangan menguap yang sesuai standar bakumutu minyak goreng SNI 1-3471-2013 yaitu <0,15%. Kadar bilangan asam semua variasi percobaan minyak sesuai dengan baku mutu yaitu <0,6gNaOH/g. Kadar logam Timbal (Pb) sesuai dengan standar baku mutu minyak goreng SNI 1-3471-2013 yaitu 0,1 mg/kg. Kadar logamTimah (Sn) dibawah standar baku mutu minyak goreng SNI 1-3471-2013 yaitu <0,16 mg/kg.