// <![CDATA[ANALISIS FAKTOR DOMINAN DATA KLIMATOLOGI DALAM PENENTUAN EVAPOTRANSPIRASI ACUAN BERDASARKAN KP-01 MENGGUNAKAN REGRESI LINEAR BERGANDA]]> Fransiska Yustiana, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 MUHAMMAD RIZAL / 222018074 Penulis
Evapotranspirasi dapat didefinisikan sebagai proses perubahan molekul air dari permukaan bumi baik dari tanah dan vegetasi menjadi uap dan kembali lagi ke atmosfer. Penentuan evapotranspirasi acuan di Indonesia untuk menentukan debit irigasi menggunakan standar perencanaan irigasi KP-01, pada standar perencanaan irigasi tersebut evapotranspirasi acuan dihitung menggunakan Penman FAO terkoreksi. Pada perhitunganya banyak sekali menggunakan faktor klimatologi, seperti halnya suhu, lama penyinaran matahari, kelembaban relatif, dan kecepatan angin. Pada penelitian ini dilakukan penentuan diantara sekian faktor klimatologi untuk menentukan faktor klimatologi yang paling dominan yang menentukan besarnya evapotranspirasi acuan di Indonesia dan juga dilakukan regresi linear berganda untuk mendapatkan persamaan menghitung evapotranspirasi acuan secara empiris berdasarkan hasil dari perhitungan evapotranspirasi acuan Penman FAO terkoreksi, sehingga nanti bisa dimanfaatkan untuk prediksi di masa-masa yang akan datang mengingat iklim di Indonesia selalu berubah-ubah. Berdasarkan hasil dari pengaruh setiap faktor klimatologi terhadap evapotranspirasai acuan didapatkan faktor klimatologi dominan yaitu lama penyinaran matahari. Persamaan ET0-RS dapat digunakan untuk menghitung evapotranspirasi acuan secara empiris karena dapat mendekasi hasil dari evapotranspirasi acuan Penman FAO terkoreksi.