STUDI MENGENAI PELUANG CAPAIAN KUAT TEKAN BETON DITINJAU DARI PEMILIHAN FAKTOR GRANULAR AGREGAT
Dreux Gorisse (1979) merumuskan kuat tekan beton tidak hanya ditentukan oleh rasio berat semen terhadap air (????????⁄) tetapi juga ditentukan oleh kepadatan (compactness) agregat dalam campuran beton. Kepadatan agregat di dalam campuran beton oleh Dreux Gorisse dinamakan faktor granular (G). Pada pelaksanaan campuran beton, gradasi agregat tidak dapat dijamin kestabilannya sehingga gradasi agregat dapat mudah berubah-ubah yang mengakibatkan faktor granular juga akan berubah dan menyebabkan peluang capaiannya tidak terjamin. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai faktor granular (G) maksimal yang tidak berkurang akibat perubahan gradasi agregat. Penelitian dilakukan dengan cara pengujian langsung dan uji validasi menggunakan data sekunder hasil uji kuat tekan umur 28 hari yang diambil dari beberapa penelitian. Hasil analisis menunjukkan nilai kuat tekan prediksi berdekatan dengan nilai kuat tekan hasil uji, sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai G ≤ 0,55 adalah nilai G maksimal yang peluang capaiannya dapat dijamin 100 % walaupun terjadi perubahan gradasi agregat, selama dalam pelaksanaan pekerjaan beton nilai w/c tidak berubah, dan persyaratan pemadatan serta perawatan terpenuhi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan grafik BS (SNI 2000) dan ACI (SNI 2012) pada kurva hubungan kuat tekan dan faktor air-semen.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2024).STUDI MENGENAI PELUANG CAPAIAN KUAT TEKAN BETON DITINJAU DARI PEMILIHAN FAKTOR GRANULAR AGREGAT ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.STUDI MENGENAI PELUANG CAPAIAN KUAT TEKAN BETON DITINJAU DARI PEMILIHAN FAKTOR GRANULAR AGREGAT ().Teknik Sipil:FTSP,2024.Text
MLA Style
.STUDI MENGENAI PELUANG CAPAIAN KUAT TEKAN BETON DITINJAU DARI PEMILIHAN FAKTOR GRANULAR AGREGAT ().Teknik Sipil:FTSP,2024.Text
Turabian Style
.STUDI MENGENAI PELUANG CAPAIAN KUAT TEKAN BETON DITINJAU DARI PEMILIHAN FAKTOR GRANULAR AGREGAT ().Teknik Sipil:FTSP,2024.Text