// <![CDATA[KAJIAN DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN FONDASI TIANG PANCANG PADA TANAH ALLUVIAL DI DILI TIMOR LESTE]]> Yuki Achmad Yakin, Dr., S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 VIRGINIA TERESA BEBE WEA / 222018272 Penulis
Hal pertama dan terpenting yang dilakukan dalam pekerjaan struktur gedung ialah pengerjaan fondasi. Hardiyatmo, H.C. (2002:79) menjelaskan bahwa fondasi adalah komponen struktur terendah dari bangunan yang meneruskan beban bangunan ke tanah atau batuan yang berada di bawahnya. Fondasi tiang pancang digunakan untuk suatu fondasi bangunan apabila tanah dasar di bawah bangunan tersebut tidak mempunyai daya dukung (bearing capacity) yang cukup untuk memikul berat bangunan dan bebannya (Sardjono HS, 1984). Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menghitung daya dukung aksial dan penurunan pada tiang pancang tunggal dan kelompok yang berdiameter 0,5 m dan kedalaman 25 m. Daya dukung pada fondasi tiang tunggal dan tiang kelompok dihitung dengan menggunakan metode Resse and Wright, metode Langsung, metode Aoki de Alencar serta dengan menggunakan software Plaxis 3D. Untuk penurunan tiang tunggal dihitung dengan menggunkan metode Poulos dan Davis, sedangkan penurunan tiang kelompok dihitung dengan metode Mayerhoft dan software Plaxis 3D. Berdasarkan perhitungan daya dukung aksial tiang tunggal yang diperoleh dengan menggunakan metode Reese and Wright diperoleh Qa= 1626,25 kN, menggunakan metode Langsung diperoleh Qa= 1673,392 kN, menggunakan metode Aoki de Alencar dieroleh Qa= 1856,018 kN, sedangkan menggunakan software Plaxis 3D diperoleh Qa= 1411,422 kN. Dan untuk penurunan tiang tunggal metode Poulos dan Davis diperoleh sebesar = 18,518 mm, sedangkan penurunan dengan software Plaxis 3D =17,59 mm