// <![CDATA[ANALISIS KINERJA PERSIMPANGAN SUKAJADI – CEMARA DENGAN PTV VISSIM]]> Dr. Sofyan Triana, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 CALVIN NUR FAJRI / 222019002 Penulis
Meningkatnya populasi penduduk di Kota Bandung akan menyebabkan bertambahnya pengendara kendaraan bermotor yang akan berpengaruh terhadap kinerja persimpangan, sehingga akan menyebabkan terjadi panjang antrian dan tundaan kendaraan di persimpangan Sukajadi – Cemara. Untuk mengatasi hal tersebut, maka dilakukan analisis simpang tak bersinyal dan merencanakan kinerja simpang bersinyal pada persimpangan Sukajadi-Cemara, Kota Bandung dengan PTV Vissim. Analisis dilakukan pada dua kondisi dengan menggunakan software PTV Vissim, yaitu alat pemberi isyrat lampu lalu lintas dengan 2 fase dan 3 fase. Berdasarkan hasil analisis software PTV Vissim setelah menggunakan lampu lalu lintas pada ruas Sukajadi mengalami Panjang Antrian maximum (QlenMax) sebesar 4,49 m (2 fase) dan sebesar 5,7 m (3 fase), sedangkan pada ruas Cemara mengalami Panjang Antrian maximum (QlenMax) sebesar 6,03 m (2 fase) dan sebesar 7,8 m (3 fase) pada ruas Karang Tineung mengalami Panjang Antrian maximum (QlenMax) sebesar 3,54 m (2 fase) dan sebesar 4,43 m (3 fase). Untuk Tundaan kendaraan pada ruas Sukajadi mengalami penurunan menjadi 18 detik (2 fase) dan menjadi 20,37 detik (3 fase), ruas Jl. Cemara mengalami penurunan menjadi 16,96 detik (2 fase) dan 25,75 detik (3 fase), Lalu untuk ruas Jl. Karang Tineung mengalami penurunan menjadi 16,86 detik (2 fase) dan 20,37 detik (3 fase).