// <![CDATA[PERBANDINGAN PEMODELAN STABILITAS LERENG BATUAN MENGGUNAKAN KRITERIA HOEK BROWN DAN MOHR COULOMB YANG DIPENGARUHI BEBAN DINAMIK MENGGUNAKAN METODE NUMERIK 3D]]> Desti Santi Pratiwi S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 MUHAMMAD DAFFA RIZKY / 222019069 Penulis
Lereng adalah suatu permukaan bumi yang membentuk sudut kemiringan,suatu permukaan yang menghubungkan permukaan tanah yang lebih tinggi dengan permukaan tanah yang lebih rendah dengan bidang horizontal. Banyaknya lereng batuan di Indonesia, menyebabkan perlu dilakukannya analisis kestabilan lereng yang tepat guna mengurangi risiko kelongsoran di Indonesia yang dapat mengakibatkan korban jiwa. Kelongsoran ini dapat dicegah dan diprediksi dengan mencari nilai faktor keamanan (FK). Pada penelitian ini akan dilakukan analisis stabilitas lereng batuan dengan menggunakan pendekatan Hoek-Brown Failure Critetion (2002). Pengklasifikasian massa batuan penelitian ini menggunakan perhitungan Rock Mass Rating (RMR) dan nilai Geological Strength Index (GSI). Didapatkan nilai GSI 47, berdasarkan pendekatan yang dilakukan didapatkan nilai yang berpengaruh pada lereng yaitu nilai sudut geser (∅′) = 62,38° dan nilai kohesi (c’) = 26 kN/????2. Dalam penelitian ini akan dimodelkan analisis stabilitas lereng yang dipengaruhi oleh beban dinamik, dimodelkan dengan Plaxis 3D dengan variasi kemiringan batuan 1:1, 3:1 dan 5:1. Nilai faktor keamanan pada penelitian ini berkisar 2,2 – 5,2 hasil dari pemodelan sudah sesuai dengan SNI 8460:2017 (SF>1,5) lereng sudah stabil dan aman.