// <![CDATA[IDENTIFIKASI SEBARAN DAN KERAPATAN HUTAN MANGROVE DI PANTAI UTARA (PANTURA) KABUPATEN BEKASI BERBASIS DATA CITRA SATELIT]]> Dr. rer. nat. Dian N. Handiani Dosen Pembimbing 1 Ari Apriandi / 232017080 Penulis
Hutan mangrove memiliki fungsi yang sangat besar bagi lingkungan hidup, Akan tetapi, keberadaan hutan mangrove dihadapkan pada berbagai permasalahan serius, terutama deforestasi (berkurangnya hutan). Pantai utara (Pantura) Kabupaten Bekasi memiliki potensi ekosistem mangrove cukup luas dan mengalami pengurangan cukup besar, dan tersisa seluas 386,21 ha di tahun 2003. Penelitian ini bertujuan memetakan sebaran dan menghitung tingkat kerapatan mangrove di Pantura Kabupaten Bekasi berdasarkan perhitungan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Perhitungan NDVI dilakukan di platform Google Earth Engine (GEE) dikombinasikan dengan pengolahan di aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil identifikasi mangrove menggunakan metode Classification and Regression Tree (CART) supervised classification diperoleh nilai overall accuracy sebesar 91% dengan kappa accuracy sebesar 82%. Selanjutnya, nilai kerapatan mangrove di Kecamatan Babelan termasuk dalam kategori jarang dengan luas 8,5 ha, kategori sedang dengan luas 14,5 ha dan kategori rapat dengan luas 14,1 ha. Nilai kerapatan mangrove di Kecamatan Muara Gembong dengan kategori jarang memiliki luas 157,2 ha, kategori sedang seluas 259,5 ha dan kategori rapat seluas 183,5 ha. Sedangkan, Kecamatan Tarumajaya memiliki kategori jarang seluas 3,5 ha, kategori sedang seluas 8,9 ha, dan kategori rapat seluas 26,7 ha. Harapannya, hasil penelitian ini dapat membantu upaya pengelolaan dan konservasi mangrove, khususnya di wilayah Pantura Kabupaten Bekasi.