// <![CDATA[INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT PERKOTAAN BERDASARKAN TIPOLOGI PERUMAHAN (GATED COMMUNITY DAN NON-GATED COMMUNITY) DI KECAMATAN ANTAPANI]]> Dr. Widya Suryadini, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 SHAHNAZ MAHARANI SIDDIK / 242017085 Penulis
Pertumbuhan penduduk di Kota Bandung berpengaruh terhadap kebutuhan akan lahan pemukiman. Pertumbuhan penduduk digunakan untuk membangun rumah berpagar, untuk individu kelas menengah dan atas yang membutuhkan perumahan yang lebih nyaman, aman, dan tenang. Namun, keberadaan gated community membuat pemisahan fisik antar pemukiman masyarakat. Privatisasi ruang publik di gated community berpotensi menimbulkan ketimpangan sosial dan kurangnya interaksi baik antar masyarakat perumahan, maupun dengan masyarakat sekitar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan karakteristik antara masyarakat gated community dan non-gated community. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Dalam hasil penelitian ditemukan bahwa perbedaan bentuk fisik perumahan juga cukup berpengaruh terhadap bentuk dan tingkat interaksi yang terjadi antara masyarakatnya.