// <![CDATA[STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA MANGROVE PENGALEN DESA PENYAMPAK KECAMATAN TEMPILANG KABUPATEN BANGKA BARAT]]> Sony Herdiana, S.T., M.Reg.Dev. Dosen Pembimbing 1 DEVI SARITA / 242018074 Penulis
Ekowisata Mangrove Pengalen merupakan program ekowisata yang berada di Desa Penyampak, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat yang dikelola langsung oleh Kelompok Sadar Wisata. Pengembangan daerah kawasan ekowisata mangrove menjadi program pembangunan desa yang telah disusun dalam RPJM Desa. Meski demikian, masih terdapat beragai macam permasalahan yang dihadapi sehingga perlu adanya pengembangan yang tepat sehingga permasalahan-permasalahan di atas dapat tertangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Ekowisata Mangrove Pengalen Desa Penyampak Kecamatan Tempilang Kabupaten Bangka Barat. Analisis SWOT digunakan dalam penelitian ini dengan melakukan wawancara kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangka Barat, Kepala Camat Tempilang, Kepala Desa Penyampak dan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) serta menyebar kuesioner kepada 55 pengunjung ekowisata. Berdasarkan hasil analisis faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi strategi pengembangan Ekowisata Mangrove Pengalen diketahui bahwa Kekuatan (strength) yang dimiliki adalah atraksi di Ekowisata Mangrove Pengalen menarik, Kelemahan (weakness) yang dimiliki adalah kurangnya kualitas dan kuantitas SDM serta anggaran khusus dari pengelolaan tiket. Sementara itu, Peluang (opportunities) berupa terbuka untuk kerjasama dengan komunitas dan Ancaman (threats) yang dimiliki adalah adanya pesaing dengan atraksi yang mirip. Berdasarkan analisis IFAS dan EFAS menunjukan bahwa posisi strategi yang sesuai dengan kondisi eksisting dan persepsi pengunjung berada di kuadran II yang artinya posisi pengelola sudah kuat, akan tetapi memiliki tantangan yang besar yang dihadapinya. Dengan demikian dibutuhkan strategi yang matang agar bisa bersaing dan survive.