// <![CDATA[PENINGKATAN PEMENUHAN AKSES AIR BERSIH PADA KAWASAN KUMUH DI RW 03 KELURAHAN CARINGIN]]> Nico Halomoan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 RANU SUWANDANI MANIK / 252019012 Penulis
Kawasan kumuh adalah wilayah yang tidak layak huni dengan sanitasi yang buruk serta tidak ditunjang dengan fasilitas, sarana, dan prasarana yang memadai. Penyediaan air minum yang layak juga menjadi salah satu kriteria Kawasan kumuh yang beririsan dengan kondisi sanitasi. Penggunaan air yang terkontaminasi pada masyarakat juga dapat menyebabkan penyakit berbasis lingkungan. Lokasi studi, yakni RW 03 Kelurahan Caringin, juga memiliki risiko sanitasi tertinggi dalam aspek air bersih dengan nilai sebesar 41,88. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi partisipasi masyarakat dalam meningkatkan pemenuhan akses air bersih. Identifikasi didasarkan pada aspek non teknis yang berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat menggunakan uji Chi-Square. Selanjutnya, akan direkomendasikan peningkatan pemenuhan akses air bersih dari aspek teknis maupun non teknis. Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memiliki partisipasi yang tinggi dalam meningkatkan pemenuhan akses air bersih. Hasil analisis juga menunjukkan pengetahuan masyarakat tentang air bersih, keadaan sosial di sekitar masyarakat dan peran kelembagaan berpengaruh secara signifikan terhadap partisipasi masyarakat. Rekomendasi untuk meningkatkan pemenuhan akses air bersih melibatkan aspek teknis, seperti pembangunan penyaringan air bersih, dan aspek non teknis, seperti focus group discussion atau sosialiasi kepada masyarakat mengenai peningkatan pemenuhan akses air bersih yang baik dan benar serta peningkatan peran pemerintah dan kelembagaan untuk mendampingi masyarakat.