// <![CDATA[IDENTIFIKASI KONSENTRASI LOGAM BERAT PADA SEDIMEN DI SUNGAI KABUPATEN CIREBON (STUDI KASUS:]]> Dr. Eka Wardhani, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 NETI AYUNI / 252019076 Penulis
Sungai Kanci, Cimanis, dan Ciberes merupakan tiga sungai yang berada di bagian timur Kabupaten Cirebon. Pemerintah berencana membangun kawasan industri karena infrastruktur transportasi yang memadai. Pembangunan industri apabila tidak diimbangi sistem pengolahan limbah yang baik memicu terjadinya pencemaran logam berat pada sedimen perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsentrasi background dan konsentrasi logam di sedimen menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS), sehingga dapat menganalisis kualitas sedimen menggunakan metode CF, PLI, dan Igeo. Hasil penelitian konsentrasi background untuk Sungai Kanci dan Ciberes menggunakan metode core sampler menghasilkan konsentrasi pada masing-masing parameter yaitu Cu 25,2 mg/kg, Cd 0,161 mg/kg, dan Zn 85 mg/kg, sedangkan Sungai Cimanis pada pristine area untuk konsentrasi pada masing-masing parameter yaitu Cu 25,6 mg/kg, Cd 0,182 mg/kg, dan Zn 86,4 mg/kg. Hasil analisis menunjukkan teridentifikasi logam berat Cu, Cd, dan Zn pada sedimen di Sungai Kanci, Cimanis, dan Ciberes yang tidak melebihi standar ANZECC klasifikasi SQG-low yang artinya kandungan logam berat yang terdeteksi pada sedimen tidak berpengaruh terhadap organisme akuatik yang berada di ketiga sungai tersebut. Perhitungan kualitas menggunakan empat metode yaitu Contamination Factor (CF), Pollution Load Index (PLI), Geoaccumulation Index (Igeo), dan Potential Ecological Risk Index (PERI). Contamination Factor (CF) menunjukkan kategori tidak tercemar hingga tercemar tinggi, Pollution Load Index (PLI) menunjukkan kategori tidak tercemar hingga tercemar, Indeks Geoakumulasi (Igeo) menunjukkan kategori tidak tercemar sampai sedang, dan Potential Ecological Risk Index (PERI) menunjukkan tingkat pencemaran berisiko ekologis rendah.