// <![CDATA[PERMODELAN KUALITAS AIR SUNGAI MENGGUNAKAN SOFTWARE QUAL2Kw BERDASARKAN PARAMETER BOD DAN COD (STUDI KASUS:]]> Dr. Eka Wardhani, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 SHELVY PUTRI PRATAMA / 252019089 Penulis
Sungai Kanci berada di Kabupaten Cirebon bagian timur yang direncanakan menjadi pusat kawasan industry sehingga kualitas air sungai di wilayah ini harus diperhatikan. Sektor domestic, pertanian, peternakan, dan industry berpotensi menjadi sumber pencemaran di sungai tersebut. Tujuan penelitian ingin mengidentifikasi sumber pencemaran dan untuk menganalisis kualitas air Sungai Kanci yang akan menjadi badan air penerima semua kegiatan yang berada di daerah aliran sungainya. Penelitian dilakukan menganalisis kualitas air Sungai Kanci berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021. Selanjutnya menghitung status mutu air menggunakan metode indeks pencemar yang tercantum dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 115 Tahun 2003. Kemudian menghitung beban pencemar kondisi eksisting dan proyeksi 5 tahun ke depan dari sector domestic, pertanian, dan peternakan. Pemodelan dilakukan untuk mensimulasikan parameter BOD dan COD menggunakan QUAL2Kw dengan 3 skenario (eksisting, proyeksi, pengendalian pencemaran). Hasil analisis menyatakan bahwa terhadap 10 parameter yang dianalisi. Hasil perhitungan menyatakan bahwa status mutu air Sungai Kanci dari 3 periode pengukuran adalah tercemar berat. Beban pencemaran pada kondisi eksisting dari seluruh sector adalah 1.003,09 Kg/hari BOD, 827,933 KG/hari COD, 495,30 Kg/hari TSS, 37,44 Kg/hari Total N, 8,78 Kg/hari Total-P, dan pada kondisi proyeksi nilai beban pencemaran 1.941,10 kg/hari BOD, 3.977,16 Kg/hari COD, 506,65 Kg/hari TSS, 40,31 Kg/hari Total N, 7,98 Kg/hari. Hasil pemodelan simulasi BOD dan COD menunjukan adanya penurunan konsentrasi setelah dilakukan pengendalian pencemaran, selain itu hasil pemodelan kosentrasi setelah dilakukan pengendalian pencemaran, selain itu hasil permodelan konsentrasi hasil pemantauan dengan hasil model menyatakan bahwa masih terdapat konsentrasi sumber pencemar yang belum masuk karena keterbatasan data yang ada. Perhitungan potensi beban pencemar maupun simulasi dapat menjadi dasar untuk pemerintah dalam membuat strategi pengendalian pencemaran air.