// <![CDATA[ANALISIS KONSENTRASI LOGAM BERAT PADA AIR SUNGAI CITARUM SEKTOR HULU KABUPATEN BANDUNG]]> Iwan Juwana, ST., M.EM., Ph.D. Dosen Pembimbing 1 MUHAMMAD RIO FERDIANO / 252018001 Penulis
Logam berat merupakan salah satu jenis pencemar yang sering ditemukan dalam limbah cair industri. Sektor industri yang memiliki potensi besar dalam menghasilkan limbah logam berat melibatkan industri pengolahan logam, tekstil, pengolahan kayu, penyamakan kulit, pabrik pupuk, dan sejumlah sektor lainnya. Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis konsentrasi logam berat terlarut, seperti Fe, Cd, Cu, Pb, dan Mn, pada 21 titik pengukuran di Sungai Citarum Sektor Hulu Kabupaten Bandung. Metode analisis yang digunakan adalah Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS), sementara tingkat pencemaran logam dievaluasi dengan menggunakan metode Heavy Metal Pollution Index (HPI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat dari lima logam berat yang dianalisis melampaui batas mutu Kelas I, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 tahun 2021. Logam-logam tersebut melibatkan Fe, Pb, Mn, dan Cu, dengan rentang konsentrasi berturut-turut yaitu logam Fe berada pada rentang 0,110-1,959 mg/L, logam Pb 0,0002-0,185 mg/L, logam Mn 0,005-1,447 mg/L, dan logam Cu 0,0002-0,026 mg/L. Analisis HPI menunjukan pada 12 titik mengindikasikan bahwa air tidak tercemar tinggi oleh logam berat karena didapatkan nilai HPI<100 dan 9 titik lainnya mengindikasikan bahwa air tercemar oleh logam berat karena didapatkan nilai HPI>100. Kontribusi terbesar logam berat terlarut di badan air Sungai Citarum Sektor Hulu yakni didominasi oleh logam berat Fe.