// <![CDATA[Evaluasi Interaksi Air Tanah Bebas Terdampak Aktivitas Manusia Terhadap Dinamika Nitrogen Di Air Permukaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum Kabupaten Bandung]]> Dr. M. Rangga Sururi, S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 MOHAMMAD RAJA AULIA / 252018106 Penulis Anna Fadliah Rusydi, Ph.D. Dosen Pembimbing 2
DAS Citarum menghadapi masalah lahan kritis, erosi, banjir, dan sedimentasi, yang semakin memburuk. Peningkatan luas lahan terbangun, khususnya di pemukiman, mempengaruhi tata guna lahan dan kondisi air tanah. Pertumbuhan populasi dan kepadatan penduduk yang meningkat menyebabkan peningkatan polusi baru, terutama nitrogen anorganik terlarut (NAT) seperti amonium, nitrit, dan nitrat. Polusi ini menyebabkan masalah kualitas air, termasuk eutrofikasi, hipoksia, dan kehilangan keanekaragaman hayati. Meskipun perhatian terhadap kualitas air di DAS Citarum telah meningkat, penelitian sebelumnya belum secara khusus menyelidiki interaksi antara air tanah dan air permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi interaksi air tanah bebas yang terdampak aktivitas manusia terhadap dinamika nitrogen di air permukaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Kabupaten Bandung. Metodologi penelitian melibatkan pemodelan elevasi muka air menggunakan data GPS dan pengukuran lapangan, membagi daerah penelitian menjadi 13 segmen dengan pengambilan sampel air tanah dan air sungai. Analisis melibatkan perbandingan konsentrasi NAT dengan baku mutu kesehatan, analisis korelasi, mengidentifikasi interaksi air tanah dan air sungai, dan perhitungan fluks kontaminan. Hasil menunjukkan dominasi amonium pada sampel air, dengan beberapa sampel melampaui baku mutu nitrat. Analisis menunjukkan perbedaan hubungan nitrogen antara air tanah dan air sungai, dengan pH menjadi korelasi signifikan di air tanah, sedangkan di air sungai, hubungan dengan suhu, DHL, TDS, dan ORP. Pola interaksi yang dominan adalah gaining stream, menunjukkan air tanah masuk ke sungai. Aliran nitrogen dari air tanah ke Sungai Citarum diukur sebagai 0,52 kg/hari untuk amonium dan 0,40 kg/hari untuk nitrat.