// <![CDATA[USULAN TATA LETAK GUDANG KIMIA BERDASARKAN STANDAR KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI PERTAMINA UP VI BALONGAN JAWA BARAT]]> Ir. Yuniar, M.T. Dosen Pembimbing 1 Ir. Alex Saleh, MT. Dosen Pembimbing 2 IBNU RINALDI / 13-1999-052 Penulis
Gudang kimia merupakan salah satu bagian penting dari kegiatan produksi di PT. Pertamina UP VI Balongan. Kegiatan produksi di PT. Pertamina UP VI Balongan banyak memakai bahan kimia, dari bahan kimia yang tidak berbahaya sampai bahan kimia yang berbahaya (Hazardous Material). Banyaknya jenis bahan kimia yang digunakan mengakibatkan perlunya penyimpanan bahan kimia yang sesuai dengan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Dalam kegiatan sehari-hari, aktivitas gudang kimia rentan terhadap kecelakaan kerja, yaitu selalu ada resiko kegagalan (risk of failures) pada setiap kegiatan pemindahan bahan kimia di gudang. Banyak penyebab terjadinya kecelakaan kerja di gudang kimia diantaranya adalah tidak diikutinya aturan-aturan dasar mengenai penyimpanan dan pengangkutan bahan kimia, dan kurangnya pengetahuan manajemen perusahaan mengenai penanganan bahan kimia yang ada di gudang. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan usulan tata letak gudang bahan kimia yang sesuai dengan standar K3. Usulan tata letak gudang kimia ini hanya menggunakan aturan-aturan dasar penempatan bahan kimia yang terangkum dalam Material Safety Data Sheet (MSDS) dan Incompatible Material yaitu suatu daftar bahan kimia yang tidak boleh berdekatan karena dapat mengakibatkan terjadinya nyala api, ledakan dan gas beracun. Usulan tata letak gudang kimia ini terdiri dari 4 tahap yaitu: Tahap pertama adalah mengidentifikasi potensi bahaya bahan kimia pada tata letak gudang awal dengan menggunakan data dari MSDS dan incompatible material dari masing-masing bahan kimia, Tahap kedua adalah menghitung potensi bahaya kebakaran dan ledakan dengan menggunakan metoda dow index, Tahap ketiga adalah penghitungan ongkos material handling (OMH), dan Tahap keempat adalah membuat usulan tata letak gudang kimia dengan memanfaatkan Activity Relationship Diagram (ARD). Usulan yang dihasilkan ialah tata letak gudang kimia yang sesuai dengan standar K3 yaitu gudang kimia yang meletakkan bahan-bahan kimia di dalamnya telah mengikuti aturan dasar penyimpanan bahan kimia yang ada pada MSDS dan incompatible material dari masing-masing bahan kimia.