// <![CDATA[PENENTUAN LAHAN TINGKAT BAHAYA EROSI BERDASARKAN SATUAN UNIT LAHAN DENGAN TEKNOLOGI SIG]]> M. Riza Firdaus, ST. Dosen Pembimbing 2 ATID DARMAWAN / 231991020 Penulis M. Sapta Zulfikar, Ir.Dipl.Us Dosen Pembimbing 1
Dalam perencanaan pembangunan suatu daerah, banyak faktor yang harus dipertimbangkan agar pembangunan tesebut menghasilkan hasil yang optimal. Salah satu faktor yang harus dipertimbangkan adalah sumber daya alam, yang erat kaitannya dengan pemanfaatan lahan dalam pengolahan tanah maupun perlakuanperlakuan lain yang diperlukan. Langkah yang sedang dikelola oleh Departeman Kehutanan dan Perkebunan adalah Rencana Teknk Lapangan - Rehabilitasi Lahan dan Konservasi Tanah (RTL-RLKT), supaya dalam memberikan pedoman Rehabilitasi Lahan dan Konservasi Tanah dapat dilaksanakan secara tepat dan terarah pada suatu Sub DAS yang dihadapi. Berkenaan dengan hal tersebut pada penelitian ini dibahas tentang aplikasi teknologi SIG untuk penentuan lahan tingkat bahaya erosi berdasarkan satuan unit lahan. Salah satu keuntungan menggunakan SIG dalam pekerjaan ini adalah kemampuan utama untuk melakukan analisis keruangan dengan data berupa peta-peta dijital dan atributnya. Untuk pembahasan penentuan lahan tingkat bahaya erosi berdasarkan satuan unit lahan ini, dipengaruhi oleh aspek curah hujan, kemiringan lereng, erodibilitas tanah, pengelolaan tanarnan dan konservasi tanah, juga faktor penunjang lainya seperti kedalaman solum dan tekanan penduduk. Daerah yang dijadikan studi kasus pada penelitian ini adalah Sub DAS Ciselang Kab.Cianjur- Jawa Barat. Hasil dari penelitian ini dapat dimanfaatkan . dalam program sistem perencanaan Rehabilitasi Lahan dan Konservasi Tanah di lingkungan Depertemen Kehutanan dan Perkebunan, dan dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.