// <![CDATA[KLASIFIKASI METODA FUZZY UNTUK IDENTIFIKASI PENGGUNAAN LAHAN (Studi Kasus :]]> M. A. Basyid, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Cucun Suhendar, S.T. Dosen Pembimbing 2 lwan Setyawan / 231993016 Penulis
lntervensi manusia temadap proses alam akan terus meningkat, khususnya di Indonesia sebagai negara yang sedang berkembang, di mana-mana telah terjadi perubahan tata guna lahan. Hal tersebut dikarenakan cepatnya pertambahan penduduk sehingga telah terjadi pergeseran pola pembangunan ke arah potensi kelautan, akibatnya wilayah pesisir menghadapi tekanan lingkungan dari pertumbuhan perkotaan. Untuk mengetahui kegiatan penggunaan lahan di wilayah pesisir, maka dilakukan dengan kegiatan pemantauan penggunaan lahan yaitu dengan cara pemetaan. Salah satu pemetaan penggunaan lahan bisa dilakukan dengan cara penginderaan jauh (Remoute sensing). Pemanfaatan pengolahan citra secara digital pada umumnya data yang kita peroleh kurang atau tidak sempuma akibat dari tahap perolehan dan pengolahan sehingga akan menyebabkan ketidakpastian pada data, dan hal ini akan berpengaruh dalam menghasilkan informasi yang realistis. Alternatif pemecahan untuk mengatasi masalah ketidakpastian objek geografis pada penginderaan jauh digunakan suatu pendekatan model matematik, salah satunya adalah teori himpunan Fuzzy yang di kembangkan oleh L.A Zadeh (1965).