// <![CDATA[APLIKASI FORMULA CROSS UNTUK DETEKSI PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN METODE PCCCD (Studi kasus:]]> M. A. Basyid, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Yayan Mulyana, S.T. Dosen Pembimbing 2 ANDI DANI / 231996018 Penulis
Kegiatan pendeteksian perubahan tutupan lahan adalab hal yang penting dilakukan untuk mendukung pemantauan rutin penggunaan lahan dalam rangkab pengendalian pembangunan disuatu kawasan. Penggunaan data citra satelit untuk keperluan tersebut merupakan hal yang paling lazim dan efisien digunakan, hal ini disebabkan karena waktu perekaman datanya rutin dan cakupannya luas. Pada penelitian ini, kegiatan pendeteksian perubahan tutupan lahan dilakukan dengan interpretasi citra landsat TM tahun 1994, tahun 1997, dan tahun 2000 daerah kota bandung yang digunakan sebagai bahan kajian. Proses interpretasi dilakukan dengan teknik klasifikasi digital metode isoclass dengan membagi 3 level pengkelasan yaitu: level 1 (4 kelas); level 2 (7 kelas dan 9 kelas); dan level 3 (12 kelas). Analisis yang digunakan adalab metode perbandingan hasil pasca-klasifikasi atau PCCCD (Post Classification Comparison Change Detection) dengan mengaplikasikan formula cross untuk menampilkan peta perubahan. Hasil deteksi perubahan tutupan lahan pada pengamatan 1994-1994 dan 1997-2000 terjadi pada kelas lahan basah, kelas pemukiman dan kelas industri. Jenis tutupan lahan kelas lahan basah terdeteksi berkurang, untuk kelas pemukiman terdeteksi bertambah. Sedangkan padajenis kelas industri terdeteksi berkurang pada pengamatan tabun 1994-1997 dan bertambah pada pengamatan 1997-2000. Dari hasil overlay dengan mengaplikasikan formula cross dihasilkan peta hasil perubahan tutupan lahan untuk tabun 1994-1997 dan 1997-2000 dengan hasil deteksi perubahan ditampilkan dengan warna kehitaman atau nilai piksel 0 (nol). Pendeteksian perubahan tutupan lahan metode PCCCD dengan mengaplikasikan formula cross dapat memberikan hasil analisis berupa peta hasil perubahan tutupan lahan. Namun demikian, untuk daerah kajian yang heterogen seperti daerah Kota Bandung menyulitkan dalam melakukan analisis dan lebih tepat hila digunakan sebagai pelengkap informasi untuk satu kelas liputan tertentu saja.