Detail Cantuman

CHART DATUM DI PERAIRAN INDONESIA DAN SEKITARNYA DARI AMPLITUDO KONSTANTA PASANG SURUT HASIL MODEL

CHART DATUM DI PERAIRAN INDONESIA DAN SEKITARNYA DARI AMPLITUDO KONSTANTA PASANG SURUT HASIL MODEL


Selama ini informasi tentang chart datum (Zo) hanya di sekitar pinggiran pantai yang ada stasion pasutnya saja sedangkan untuk perairan /epas pantai belum dapat diketahui. Pada skripsi in/ telah dilakukan studi untuk mendeskripsikan chart datum di perairan Indonesia dan sekitamya dengan menggunakan empat amplituda komponen utama pasut, yaitu: M2, S2, K1, Ot dari hasil model yang dikembangkan o/eh Perbani (2002), untuk difihat seberapa besar kesesuaiannya dengan data pengamatan dan juga kelayakan harga chart datum hasif interpolasi. Metode yang digunakan untuk menghitung chart datum adalah formula berdasarkan International Hydrographic Organization (IHO) yakni dengan cara menjumlahkan keempat amplituda komponen pasutnya. Secara umum pola chart datum (Zo) yang dihasilkan masih bersifat kualitatif.
Perubahan nilai Zo dari arah barat-timur terlihat /ebih mendominasi untuk perairan Indonesia dan sekitamya. Di bagian barat nilai Zo berkisar 1 meter dan di bagian timur berkisar 1,5 meter bahkan khusus di selatan Pantai Irian nilai Zo mencapai 3 meter karena di pantai ini terlihat lebih kompleks. Perubahan yang ekstrim di daerah teluk atau pinggiran pantai umumnya dari arah utara.selatan. Kenyataan ini bisa dilihat di uttra Pantai Australia, di selatan Pantai Vietnam, di Pulau Natuna, dan di Teluk Birma yang nilai Zo nya berkisar antara 2 - 5 meter. Berdasarkan verifikasi terhadap data pengamatan Zo hasil model berskala regional sudah memberikan hasif yang cukup baik dengan rata-rata korelaslnya mencapai 75% di mana Laut Jawa adalah yang paling baik tingkat korelasinya, yakni mencapai 95%. 0/eh karena itu, hasil studi ini sudah bisa digunakan untuk melihat po/a chart datum di lokasi yang bukan hanya ada stasion pasutnya saja. Penentuan Zo dengan metode interpolasi di daerah pantai yang kompleks memiliki tingkat korelasi yang sangat rendah. Hallni bisa dillhat dl daerah pantai yang dijadikan sampel, yaitu di selatan Pulau Irian dan juga di Laut Jawa yang memilikl perilaku gelombang pasut yang kompleks. Berbeda halnya dengan lokasi pantai yang tidak ferlalu kompleks seperli di Selat Malaka korelasinya mencapai 92% dan Selat Karimata dengan tingkat korelasinya 96%. Pada metode interpolasi hitungannya hanya mempertimbangkan tipe pasut, jarak, dan cukup dekat secara geografik. Sementara faktor-faktor tersebut belum tentu mewakili karakterisfik yang kompleks, sehingga metode interpolasi ini belum cukup layak untuk menentukan nilai Zo


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang TB PANDJI LIWUNGAN/201998014 - Personal Name
Ni Made Rai Ratih C.P.,S.T.,M.Si. - Personal Name
No. Panggil 158GD/03
Subyek CHARFT DATUM
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2004
Jurusan Teknik Geodesi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :
CHARFT DATUM

Citation

. (2004).CHART DATUM DI PERAIRAN INDONESIA DAN SEKITARNYA DARI AMPLITUDO KONSTANTA PASANG SURUT HASIL MODEL().Teknik Geodesi:FTSP

.CHART DATUM DI PERAIRAN INDONESIA DAN SEKITARNYA DARI AMPLITUDO KONSTANTA PASANG SURUT HASIL MODEL().Teknik Geodesi:FTSP,2004.Text

.CHART DATUM DI PERAIRAN INDONESIA DAN SEKITARNYA DARI AMPLITUDO KONSTANTA PASANG SURUT HASIL MODEL().Teknik Geodesi:FTSP,2004.Text

.CHART DATUM DI PERAIRAN INDONESIA DAN SEKITARNYA DARI AMPLITUDO KONSTANTA PASANG SURUT HASIL MODEL().Teknik Geodesi:FTSP,2004.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id