MODEL SIMULASI BERBASIS AGEN PADA SEKTOR PERTANIAN TANAMAN PADI
Aktivitas ekonomi pada sektor pertanian tanaman padi memiliki aktivitas yang kompleks. Hal ini terlihat dari banyaknya faktor yang mempengaruhi hasil pertanian tanaman padi seperti faktor petani dalam menentukan kebijakan penanaman, pemerintah dalam membuat kebijakan pengadaan pupuk bersubsidi dan faktor-faktor distribusi yang melibatkan pelaku ekonomi seperti tengkulak, pedagang besar dan pengecer. Model simulasi dapat digunakan untuk dapat membantu menganalisis aktivitas ekonomi pada sektor pertanian tanaman padi. Agent Based Modeling Simulation (ABMS) merupakan pendekatan baru untuk memodelkan suatu sistem yang bersifat otonom dan terdiri dari agen-agen yang saling berinteraksi. Pengembangan ABMS telah banyak dilakukan di berbagai negara dalam menggambarkan sistem yang kompleks dan digunakan sebagai alat analisis suatu kebijakan. Oleh karena itu, pengembangan model ABMS diperlukan untuk membantu menganalisis aktivitas ekonomi yang terjadi akibat dari perubahan kebijakan di sektor pertanian tanaman padi. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan model simulasi berbasis agen yang dapat menggambarkan perilaku ekonomi di sektor pertanian padi. Manfaat dari penelitian ini adalah model yang dihasilkan dapat digunakan untuk penelitian selanjutnya dan untuk pihak-pihak terkait dalam menentukan kebijakan. Dalam pembuatan ABMS, dilakukan pengidentifikasian agen. Identifikasi agen dilakukan untuk mengetahui agen yang berinteraksi dalam sistem pertanian tanaman padi. Pada model yang dibuat diperlukan ukuran performansi dan variabel keputusan dimana perancang kebijakan dapat mengubah variabel keputusan dan menganalisis ukuran performansi yang terjadi dengan diubahnya variabel keputusan tersebut. Model yang dirancang kemudian diimplementasikan ke dalam bahasa program Visual Basic Application yang terdapat pada software Microsoft Excel. Selanjutnya, dilakukan pengujian terhadap model yang dibuat. Pengujian dilakukan melalui 3 skenario dengan menggunakan metode uji kondisi ekstrim. Pengujian tersebut diantaranya skenario cuaca buruk, skenario irigasi buruk dan skenario penambahan jumlah petani organik. Dari hasil masing-masing skenario dilakukan perbandingan dengan kondisi acuan (kondisi normal). Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan dalam penelitian ini dihasilkan model simulasi berbasis agen yang valid dan dapat menggambarkan perilaku ekonomi di sektor pertanian tanaman padi.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2011).MODEL SIMULASI BERBASIS AGEN PADA SEKTOR PERTANIAN TANAMAN PADI ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.MODEL SIMULASI BERBASIS AGEN PADA SEKTOR PERTANIAN TANAMAN PADI ().Teknik Industri:FTI,2011.Text
MLA Style
.MODEL SIMULASI BERBASIS AGEN PADA SEKTOR PERTANIAN TANAMAN PADI ().Teknik Industri:FTI,2011.Text
Turabian Style
.MODEL SIMULASI BERBASIS AGEN PADA SEKTOR PERTANIAN TANAMAN PADI ().Teknik Industri:FTI,2011.Text