// <![CDATA[STUDI PENGELOLAN LIMBAH B-3 RUMAH TANGGA DI TPS NYENGSERET KOTAMADYA BANDUNG]]> SETIA BUDIYANTONO Penulis ENRU=I DAMANHURI Dosen Pembimbing 1 ETIH HARTATI Dosen Pembimbing 2
Salah satu permasalahan lingkungan yang berkaitan erat dengan pelayanan publik di wilayah perkotaan adalah pengelolaan sampah. Dalam aktifitas rumah tangga di setiap perkotaan, masyarakat umumnya membuang l imbah B-3 (Ba han Berbahaya 8eracun) rumah tangga secara tercampur dengan sampah rumah tangga lainnya. Kehadiran Iimbah B-3 rumah tangga dalam timbulan sampah kota relatif kecil, namun sifat akumulatif sampah tersebut pada suatu saat akan mencapai tingkat konsentrasi tertentu yang dapat menimbulkan dampak negatif Berdasarkan jumJah dan luas penyebarannya maka limbah B-3 rumah tangga memiliki potensi pencemaran yang besar. Maka diperlukan pengukuran terhadap indikasi pencemaran akibat limbah B-3 baik berupajumlah tim bulan dan jenisnya, karena dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan baru dapat teridentifikasi dalam jangka waktu yang cukup lama, rnaka mulai saat ini kita harus bersikap preventif dengan melakukan pengelolaan limbah 83 dari kegiatan rumah tangga. Dengan mengacu pada ketentuan PP No.l8/1999 jo PP No. 8511999 tersebut maka diperlukan suatu mekanisme tentang pengelolaan limbah 8-3 dari kegiatan rurnah tangga. Sampling limbah B-3 dilaksanakan di wilayah kerja TPS Nyengseret selama 8 hari berturut-turut, dengan pengambilan sampling rnenggunakan metode "Quadrant". Berdasarkan hasil penelitian jumlah timbulan dan jenis lim bah 8-3 diperoleh rerata persentase sebesar I .72 % berat 8-3/ berat timbulan sampah rumah tangga, serta rerata persentase sebesar 3.23 % volume 8-3/ vol ume timbulan sampah rumah tangga. Jadi limbah 8-3 rumah tangga berdasarkan data tersebut memerlukan suatu sistem pengelolaan ya ng terpadu.