Detail Cantuman

PENYISIHAN LAS (Linier Alkylbenzene Sulfonat) YANG TERKANDUNG DALAM DETERJEN OLEH BAKTERI Bacillus laterosporus dan Pseudomonas aeruginosa DALAM REAKTOR BATCH SECARA AEROB

PENYISIHAN LAS (Linier Alkylbenzene Sulfonat) YANG TERKANDUNG DALAM DETERJEN OLEH BAKTERI Bacillus laterosporus dan Pseudomonas aeruginosa DALAM REAKTOR BATCH SECARA AEROB


Pada saat ini semakin banyak produk-produk yang dihasilkan, misalnya deteijen dengan berbagai macam merk. Peningkatan penggunaan deteijen mengakibatkan meningkatnya pencemaran badan air oleh surfaktan. Air buangan yang mengandung surfaktan pada umumnya berasal dari air buangaan domestik dan industri pencucian atau kosmetik. Berdasarkan Pemantauan Puslitbang Pengairan pada beberapa sungai di daerah urban, kadar deterjen sebagai MBAS mencapai konsentrasi 0 1 ,24 mg/L.(Terangna,1989). Surfaktan merupakan salah satu komponen yang terdapat dalam deteijen selain komponen lainnya, dan merupakan surfaktan sintesis yang paling banyak digunakan di dunia. LAS banyak digunakan salah satunya sebagai bahan dasar pembuatan deteijen dan kosmetik. Keberadaan surfaktan tidak diinginkan, karena dapat menyebabkan teijadinya kondisi anaerob pada badan air yang disebabkan adanya batas antafase udar-air sehingga mencegah perpindahan oksigen. Pengolahan terhadap surfaktan ini perlu dilakukan sebelum air buangan tersebut memasuki badan air. Pengolahan secara Biologi adalah suatu cara pengolahan untuk menyisihkan deteijen sebagai substrat dengan memanfaatkan aktifitas mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan bakteri dalam mendegradasi surfaktan LAS yang terkandung dalam deteijen. Bakteri yang digunakan adalah Bacillus lateroposrus dan Pseudorrwnas aeruginosa . Bakteri Badllus lateroposrus adalah bakteri yang paling berperan dalam penyisihan LAS. Deteijen yang digunakan adalah yang mengandung surfaktan LAS. Dalam reaktor batch, pengolahan LAS oleh Bacillus lateroposrus dengan penambahan KoSubstrat glukosa memberikan efisiensi penyisihan sebesar 77,9 %-96 % untuk Deteijen 1, dan 80,5 %-97,6 % untukDeteijen 2. Deteijen yang mudah diuraikan adalah deteijen 1 dengan laju degradasi 0,0397-0,0417 jam-1


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang R. EKA ROSIDA/251996011 - Personal Name
BARTI - Personal Name
SUSIANI - Personal Name
No. Panggil 028TL/01
Subyek
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2001
Jurusan Teknik Lingkungan
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2001).PENYISIHAN LAS (Linier Alkylbenzene Sulfonat) YANG TERKANDUNG DALAM DETERJEN OLEH BAKTERI Bacillus laterosporus dan Pseudomonas aeruginosa DALAM REAKTOR BATCH SECARA AEROB().Teknik Lingkungan:FTSP

.PENYISIHAN LAS (Linier Alkylbenzene Sulfonat) YANG TERKANDUNG DALAM DETERJEN OLEH BAKTERI Bacillus laterosporus dan Pseudomonas aeruginosa DALAM REAKTOR BATCH SECARA AEROB().Teknik Lingkungan:FTSP,2001.Text

.PENYISIHAN LAS (Linier Alkylbenzene Sulfonat) YANG TERKANDUNG DALAM DETERJEN OLEH BAKTERI Bacillus laterosporus dan Pseudomonas aeruginosa DALAM REAKTOR BATCH SECARA AEROB().Teknik Lingkungan:FTSP,2001.Text

.PENYISIHAN LAS (Linier Alkylbenzene Sulfonat) YANG TERKANDUNG DALAM DETERJEN OLEH BAKTERI Bacillus laterosporus dan Pseudomonas aeruginosa DALAM REAKTOR BATCH SECARA AEROB().Teknik Lingkungan:FTSP,2001.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id