// <![CDATA[STUDI PERENCANAAN TEKNIS DAN MANAJEMEN PENGELOLAAN SAMPAH DI KELUARAHAN GEGERKALONG KECAMATAN SUKASARI]]> ALWINDO/2596040 Penulis SUSIANA SUSANTI Dosen Pembimbing 1
Sistem pengelolaan sampah di PD Kebersihan Kota Bandung kurang efekltif. Hal ini disebabkan pendanaan biaya opersional masih kurang.sedangkan kinerja dituntut baik karena sampah harus selalu terangkut. Permasalahan pendanaan harus didapatkan secara swadaya oleh PD Kebersihan. Karena telah berbentuk perusahaan , maka sumber pendanaan harus diperoleh dari biaya retribusi, bukan dari RAPBD.Sistem pemungutan biaya retribusi yang berjalan saat ini (melalui loket PLN) masih kurang efektif, karena ditemui kelemahan-kelemahanny, salah satunya adalah pembayaran dua kali dirasakan yang dirasakan berat oleh warga, sedangkan system tersebut PD kebersihan tidak bisa diperkirakan besar pemasukannya. Oleh karena itu diupayakan suatu model pembayaran yang efeklif untuk pembiayaan operasional sampah dan memudahkan kedua belah pihak (warga dan PD Kebersihan)seperti satu kali pembayran. Adapun model yang dibuat berdasarkan atas volume sampah untuk tlap kontainer yang dipakai untuk operasional PD Kebersihan (biaya pengangkutan) yang dikelola oleh suatu badan pengelola independen. Perbaikan kinerja pengelolaan sampah dimulai dari tahap pewadahan. pengumpulan, pemlndahan dan pembiayaan, melalui melodologi pembagian zona berdasarkan pola pengumpulan dan kepadatan penduduk dapat diketahui besar timbulan sampah Kelurahan Geger Kalong sebesar 2,08 I/o/hari ~ 48 m3/hari maka dapat dlrencanakan slstem pewadahan,pengumpulan dan pemindahan sampan. Dengan menerapkan pembayaran satu kali retribusi sampah secara subsidi silang dan tanpa melalul loket PLN, diharapkan badan pengelola ini dapat menerapkan sistem retribusi dan operasional persampahan dl Kelurahan Geger Kalong sehlngga dapat ditanganl dengan lebih elektif dan efislen serta menjembalanl kebutuhan antara warga dengan pihak PD Keberslhan