<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="18204">
<titleInfo>
<title><![CDATA[STUDI SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK DI KOTA PELABUHAN RATU]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Moh Masduki Hardjosuprapto</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RUDI ROJALI/251996035</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Lingkungan]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2003]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Daerah domestik mempunyai  peranan yang sangat besar dalam proses timbulnya sampah,  dimana  kepadatan  penduduk dapat  mempengaruhi  besar dan  kecilnya timbulan 	sampah.Berdasarkan  pengamatan    di   lokasi   studi   (studi 	kasus   : Canghegar I dan Canghegar II di Kelurahan Pelabuhanratu), masih ada beberapa kekurangan dalam pelaksanaan pengelolaan sampah, yaitu pada sistem pewadahan dan  pengumpulan  sampah.  Oleh  karena  itu  perlu  diajukan   beberapa   usulan alternatif   pengembangan   sistem   pengelolaan   sampah   yang   baik  dan   tepat, sehingga dapat menjadi  lebih hygienis, efisien dan praktis serta dapat mereduksi timbulan sampah yang akan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Untuk menentukan alternatif terbaik yang terpilih, dilakukan pembobotan (rangking) dengan metoda "Weighted Rankmg Techmque". metoda ini pada prinsipnya adalah penilaian dengan membandingkan masing-masing usulan alternatif dan penilaian dengan membandingkan tiap-tiap parameter yang telah ditentukan. Berdasarkan pembobotan ini diperoleh usulan alternatif terbaik yang terpilih adalah alternatif II, yaitu sistem pewadahan dan pengumpulan komunal tanpa adanya pemilahan sampah, dimana wadah I (di sumber masing-masing)  adalah kantong plastik bekas/kresek dan wadah n (wadah komunal) berupa bin tertutup.
Pemilahan sampah dilakukan pada saat pemindahan di Tempat Pembuangan Sementara (TPS).</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20030322]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[095TL/03]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[Daerah domestik memp]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[095TL/03]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="19786" url="" path="/251996035_095TL - 03.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[STUDI SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK DI KOTA PELABUHAN RATU]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[18204]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-03-22 14:13:22]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-03-22 14:13:33]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>