PERENCANAAN TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) SAMPAH KOTA PAYAKUMBUH
Salah satu permasalahan yang utama dalam persoalan pengelolaan persarnpahan adalah penyediaan tempat pembuangan akhir sampah. Kota Payakumbuh mempunyai sebuah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di desa Ngalau yang melayani wilayah perkotaan, meliputi Kecamatan Payakumbuh Utara, Kecamatan Payakumbuh Barat dan Kecarnatan Payakumbuh Timur. TPA ini menggunakan sistem Open Dumping. Kenyataan pada saat ini lokasi TPA Ngalau sudah tidak Iayak lagi digunakan sebagai lokasi TPA secara teknis dan non teknis, sehingga kota Payakumbuh membutuhkan lokasi TPA baru. Dengan perencanaan lokasi TPA baru ini diharapkan kota Payakumbuh memiliki TPA yang memenuhi syarat teknis yang berwawasan lingkungan. Berdasarkan hasil analisis metoda Le Grand, Desa Kubu Gadang merupakan lokasi TPA yang paling memenuhi persyaratan untuk menjadi lokasi TPA baru kota Payakumbuh. Sanitary Landfill merupakan salah satu teknik penimbunan sampah dan saat ini merupakan yang rerbaik untuk diterapkan, dengan alasan itu pulalah dalam perencanaan TPA kota Payakumbuh ini digunakan teknik Sanirary Landfill dengan metode Canyon. Perencanaan Sanitary Landfill kota Payakumbuh meliputi analisa proyeksi penduduk, analisa proyeksi timbulan sampah, analisa volume air lindi dan cara pengelolaannya, perencanaan dimensi sel, pengelolaan saluran drainase. perpipaan lindi dan gas dengan periode desain selama 10 tahun. Jenis sampah yang akan ditampung pada TPA Kubu Gadang adalah sampah domestik dan komersial non B3 dan nonradioaktif. Pada tahun akhir pengoperasian (2022), jumlah penduduk yang akan dilayani berdasarkan proyeksi penduduk geometri sebanyak 154701 jiwa, volume sampah yanf ditampung oleh TPA pada tahun akhir pengoperasian adalah sebesar 639298.57m dengan kapasitas tampung TPA sebesar 735000 m3. Dimensi sel sampah: 6mxlmx2m, dimensi tanah urugan:(6+4) m x 0,15 m x 1.0 m. Tanah urugan yang diperlukan sebagai tanah penutup sel sampah selama periode desain sebesar 41866m3 dengan ketinggian rencana maksimum sampah 15 m. Luas lahan total yang diperlukan untuk menampung sampah selama periode desain adalah 4.9 Ha. Volume air lindi yang dihasilkan selama periode desain sebesar 368.50 m3. Perpipaan lindi terdiri atas saluran pengumpul. saluran sekunder serta saluran primer terbuat dari PVC berdiameter 6-8 inchi. Pipa ventilasi gas terbuat dari PVC berdiameter 8 inchi. Saluran drainase merupakan saluran terbuka berbentuk trapesium. Dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp 3.886.912.100.
Detail Information
Bagian
Informasi
Pengarang
Joni Fernando/252001048 - Personal NameRACHMAWATI - Personal Name
No. Panggil
143TL/04
Subyek
Fakultas
FTSP
Tahun Terbit
2004
Jurusan
Teknik Lingkungan
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik
Citation
APA Style
. (2004).PERENCANAAN TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) SAMPAH KOTA PAYAKUMBUH ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.PERENCANAAN TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) SAMPAH KOTA PAYAKUMBUH ().Teknik Lingkungan:FTSP,2004.Text
MLA Style
.PERENCANAAN TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) SAMPAH KOTA PAYAKUMBUH ().Teknik Lingkungan:FTSP,2004.Text
Turabian Style
.PERENCANAAN TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) SAMPAH KOTA PAYAKUMBUH ().Teknik Lingkungan:FTSP,2004.Text