// <![CDATA[ANALISIS SUPPLY DAN DEMAND ANGKUTAN UMUM DAN JALAN PADA RUAS JALAN MOHAMAD TOHA]]> AKHMAD SETIOBUDI Dosen Pembimbing 1 BISTON GABARIEL/241994026 Penulis
Pertumbuhan perkotaan yang cepat menyebabkan sebagian pertumbuhannya melebar ke kawasan pinggiran. Pertumbuhan kawasan pinggiran Kota Bandung yang cukup tinggi menyebabkan semakin tingginya lalu lintas yang dilakukan penduduk wilayah sekitar ruas jalan, seperti yang terjadi pada Ruas ]alan Battdung-Soreang. Pertumbuhan kawasan pinggiran menjadi pembangkit pergerakan menyebabkan adnnya tambnhan bebnn lalu lintas terhadap prasarana jalnn yang ada, sehingga menyebabkan derajat pelayanan jalan secara keseluruhnn menurun. Dilihat dari pengelolaan transportasi, keadaaan tersebut timbul akibat terganggunya keseimbangan antara kebutuhan akan pelayanan perangkutan dengan ketersediaan yang ada. Untuk dapat menekan atau mengurangi gangguan yang terjadi, perlu diketahui faktor-faktor yang mempengaruhinya dan seberapa besar e.fok yang ditimbulkan terhadap sistem transportasi. Dalam studi ini faktor yang dimaksud adalah penggunaan jenis kendaraan yang sering digunakan untuk melakukan perjalanan, khususnya kendaraan umum. Adapuan tujuan dari studi ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana kcbu h1han dnn pelayonnn snronn tronsportnsi pndn Runs }alan Bnndung-Sorenng dnn pengaruhnya terhadap lalu lintas serta memberikan altematif pemecnhan untuk mengurangi masalalr tra,rsportasi yang dilzadapi sekararzg ini dan perkirann pada masa yang akan datang. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan studi ini antara lain adalah mengetahui tingkat pelayamam jalan dengan menggunakan perhitungan V/C Rasio, baik untuk saat ini maupun untuk masa ycmg akan datansebelumnya terlebih dahulu memproyeksikan jumlah penduduk dan pendapatan perkapita untuk memperoleh jumlafz lalu lintas llarian rata-rata sanzpai dengan tahutz prouyeksi dengan menggunakan metode regresi linier berganda. Setelah itu, dilakukan perhitungan jumlah pergerakan orang dan kendaraan berdasarkan lalu lintas harian rata-rata perkendaraan dan jumlah rata-rata penumpang dalam kendaraan, kemudian dilakukan perhitungan kebutuhan dan pelayanan angkftan unzunz bis dan angkutan kota. Berdasarkan pada hasail analisis tersebut, maka dapat disimpulkatt bahwa kondisi pelayanan jalan telah mengalami penurunan, pel01Janan angkutan umum yang banyak tersedia adalah angkutan kota dan untuk bis masih belum dapat memenuhi kebutuhan, sehingga perlu adanya tambahan armada. Kondisi pelayanan angkutan umum tersebut dinilai kurang e.foktif bagi sistem transportasi secara keseluruhan karena angkutan yang banyak tersedia dengan kapasitas angkut yang relatif kecil (angkutan kota), sehingga jumlah arrruulo yang dihutuh.kan lehih han yak dnn hehan lalu lintas yang ditimbulkan Jebih besar jika dibandingkan dengan menggunakan armada yang mempwzyai kapasitas lebih besar (bis). Oleh karena itu, maka untuk peningkatan pelayanan angkutan umum khususnya dan sistem transportasi pada umumnya dusulkan untuk menggunakan angkutan umum yang mempunyai kapasitas lebih besar.