PENGARUG BELANJA PEGAWAI PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI TERHADAP PERKEMBANGAN EKONOMI KOTA PELABUHAN RATU
Pemindahan pusat pemerintahan Kabupaten SUkabumi ke Pelabuhan Ratu akan menimbulkan berbagai dampak bagi wilayah Pelabuhan Ratu maupun wilayah Kabupaten Sukabumi secara umu. Dampak yang ditimbulbkan dapat digolongkan menjadi dampak ekonomi, sosial, fisik maupun budaya. Dalam studi ini akan dilakuakn penelitina khusus mengenai dampak ekonomi di Pelabuhan Ratu akibat dari kegiatan yang dilakukan oleh pegawai pemernitah akibat berpindahnya pusat pemerintahan tersebut. Dampak ekonomi ini akan dianlasisis secara kuantitatif dengan bantuan model Keynesian I yang melihat adanya miltiplier (penggandaan) dari kegiatan ekonomi yang dilakukan terhadap sektor ekonomi lainnya. Selain melihat perkembangan atau miltiplier yang terjadi juga dilihat pola konsumsi yang dapat memberikan gambaran mengenai besarnya pemasukan bagi pereknomian Pelabuha nratu akibat adanya pengeluaran yang dilakukan oleh konsumsi rumah tangga dari pegawai pemerintah tersebut. Identifikasi terkadap perkembangan sektor perekonomian di kecamatan Pelabuhan Ratu memberikan hasil bahwa sektor terbessar yang memberikan sumbangan bagi perekonomian Kecamtan Pelabuhan raty adalah sektor pertanian, sektor perdagangan, hotel, dan restoran, serta sektor jasa. Bilia dilihat kontribusinya terhadap perkembangan ekonomi Kabupaten Sukabumi, maka sektor yang memberikan kontribusi terbesar adalah sektor perdagangan, hotel, dan restoran, sektor bangunan dan kotribusi dan sektor pertanian. Berdasarakan hasil analisis mengunakan model Keynesian I dapat diperoleh besarya efek multiplier total konsumsi yang dilakukan oleh para pegawai pemerintah terhadap besarnya tingkat pendapatan yang diperolehnya. Besarnya multiplier toral adalah sebesar 1,41 artinya bahwa setiap penambahan penerimaan Rp. 1.00 pada pegawai pemerintah tersebut akan merangsang kenaikan untuk pengeluaran konsumsi sebesar 1,41 kqli. Multiplier efek yang dihasilkan pada sekor ekonomi meliputi sekor angkutan dan komunikasi sebesar 1,12, sektor jasa sebesar 1.11, sektor perdagangan , hotel dan restoran sebesar 1,08, sektor listrik, gas dan air minum sebesar 1,06, sektor bangunana dan konstruksi sebesar 1,03, dan sektor pertaian sebesar 1,02. Berarti setiao kenaikan pendapatan atau income yang dioeroleh pada pegawai pemerintah sebesar 1 rupiah akan menimbulkan kenaikan untuk pengeluaran konsumsi sebesar miltiplier yang akan terjadi pad sektor-sektor tersebut.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2003).PENGARUG BELANJA PEGAWAI PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI TERHADAP PERKEMBANGAN EKONOMI KOTA PELABUHAN RATU ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.PENGARUG BELANJA PEGAWAI PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI TERHADAP PERKEMBANGAN EKONOMI KOTA PELABUHAN RATU ().Teknik Planologi:FTSP,2003.Text
MLA Style
.PENGARUG BELANJA PEGAWAI PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI TERHADAP PERKEMBANGAN EKONOMI KOTA PELABUHAN RATU ().Teknik Planologi:FTSP,2003.Text
Turabian Style
.PENGARUG BELANJA PEGAWAI PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI TERHADAP PERKEMBANGAN EKONOMI KOTA PELABUHAN RATU ().Teknik Planologi:FTSP,2003.Text