PENGARUH PERBEDAAN KLASIFIKASI DESA TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN
Pemahaman tentang konsep partisipasi masyarakat seringkali ditanggapl dcngan penafsiran yang berbeda oleh unsur-unsur yang terfibat Pemahaman tersebut lebih tergantung pada pengalaman dan disiplin ilmu yang dikuasainya. Selama im pemerintJh lebih berpendapat bahwa partisipasi rakyat diartikan adanya kepatuhan rakyat terhadap seluruh kebijakan yang ditetJpkan pemerintah/ dengan ukuran/ semakin balk kf!ikutsertaan rakyat karena kepatuhannya pada pemenntah dan aparatnya/ maka menunjukkan semakin baiknya partisipasi rakyat Perbedaan karakteristik desa di Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi yang terbagi menjadi 3 klasifikasi desa yaitu desa swadaya/ swakarya dan swasembada diasumsikan menunjukkan perbedaan tingkat partisipasi masyarakatnya dalam perencanaan atau pembangunan. Permasalahan yang muncul dalam perbedaan tingkat partisipasi ini adalah sejauhmana tingkat partisipasi rnasyarakat dalam pembangunan sebagai proses pengambilan keputusan dengan adanya perbedaan karakteristik desanya yang dilihat dari klasifikasi desa masing-masing. Tujuan studi ini adalah mengidentifikasi fakta tentiJng hubungan antara ldasifikasi desa dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan, kaitannya dalam menentukan konsep pembangunan desanya. Sasaran-sasaran yang dilakukan dalam mencapai tujuan ini adalah mengkaji kejelasan tentang tingkat partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan dalam pembangunan, pemilihan kepala desa dan peningkatan sumber pendapatan desa serta mengkaji keterkiJitan kfasifikasi desa dengan partisipasi masyarakat. Penyebaran kuesioner yang dilakukan dengan tujuan untuk menyaring persepsi dari masing-masing desa menghasilkan informasi yang berkaitiJn dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pembangunan. Untuk membuktikan keterkaitan antara komponen penilai !Jngkat partisipasi dengan perbedaan karakteristik desa dilakukan ana/isis deskriptif kuantitatif dan tabu/as! silang uji kore/asi yang dilakukan denga,., perangkat lunak SPSS for Windows 10. Ana/isis yang dilakukan te/ah menghasilkan bahwa terdapat keterkaltan antara klasifikasi desa dengan maslng-masing komponen penilal tingkat partisipasi. Hal ini membuktlkan bahwa tlngkat partislpasi masyarakat berbeda-beda berdasarkan klasifikasi desa rnasing-masing atau dengan ana/isis deskriptif kuantitatif dapat disimpulkan bahwa semakin maju desa yang bersangkutan maka semakin menurun tingkat partisipasi masyarakatnya dalam pembangunan. Rekomendasi yang diberikan dari hasil stud/ inl ada/ah kehidupan masyarakat desa yang penuh dengan nilai-nilai tradisl harus dibina, tumbuh dan dikembangkan di masingĀ masing desa dan tidak lag! harus membuat dualisme sistem penyelenggaraan pemerintahan (pemerintah dan tokoh adatJ melengkapi kebijakan pemerintah tentang penyelenggaraan pemerintah desa dengan berbagai kebijakan yang beroasarkan pada adat istiadat dan akar budayanya/ dengan senantiasa tetap menghargai sistem pengetahuan lokalnya; kegiatan sosialisasi yang terus menerus tanpa mel/hat ruang dan waktu pada seluruh penyelenggara pembangunan desa dan pembina pembangunan desa yaitu stakeholder.
Detail Information
Bagian
Informasi
Pengarang
HARI DOYO SUGIANTO/242003055 - Personal NameAchadiat dritasto - Personal Name
No. Panggil
153PL/03
Subyek
Fakultas
FTSP
Tahun Terbit
2003
Jurusan
Teknik Planologi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik
Citation
APA Style
. (2003).PENGARUH PERBEDAAN KLASIFIKASI DESA TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.PENGARUH PERBEDAAN KLASIFIKASI DESA TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN ().Teknik Planologi:FTSP,2003.Text
MLA Style
.PENGARUH PERBEDAAN KLASIFIKASI DESA TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN ().Teknik Planologi:FTSP,2003.Text
Turabian Style
.PENGARUH PERBEDAAN KLASIFIKASI DESA TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN ().Teknik Planologi:FTSP,2003.Text