FAKTOR-FAKTOR DOMINAN YANG MENJADI PENYEBAB TEJADINYA PERPINDAHAN TEMPAT TINGGAL MASYARAKAT DARI PUSAT KE PINGGIRAN KOTA
Sebelum dikeluarkan UU No.12 Tahun 1999 tentang pembentukan Kabupaten Way KananĀ·, Kabupaten Lampung Timur dan Kotamadya Metro, Kota Metro merupakan Kota Administratif Lampung Tengah yang berkedudukan sebagai ibukota yang memiliki 2 kecamatan dan 12 kelurahan. Setelah diberlakukannya UU No.12 Tahun 1999 dan se~r~ng dengan Otonomi Daerah, Kota Metro resmi terpisah dari Lampung Tengah dan Lampung Timur. Dan terjadi perubahan pembagian wilayah administrasi yang terdiri dari 5 kecamatan dan 22 kelurahan. Setelah terjadinya pembagian wilayah administrasi, perkembangan Kota Metro dari tahun ke tahun mengalami
peningkatan jumlah penduduk, baik dari penduduk yang menetap maupun penduduk yang pendatang. Penduduk Kota Metro saat ini lebih dominan terkonsentrasi di Kecamatan Metro Pusat dan seki tarnya, sedangkan di seki tar daerah pinggiran Kota Metro jumlah penduduknya terbatas. Pada tahun 2004 terjadi pengurangan jumlah penduduk di Kecamatan Metro Pusat, hal ini dikarenakan ada faktor-faktor yang menjadi penyebab tejadinya perpindahan tempat tinggal masyarakat dari pusat ke daerah pinggiran Kota Metro. Berdasarkan la tar belakang dan perumusan masalah tersebut, maka akan dibahas dalam tugas akhir ini adalah faktor-faktor dominan yang menjadi penyebab terjadinya perpindahan tempat tinggal masyarakat dari pusat ke pinggiran Kota Metro. Sasaran yang akan dicapai dalam studi ini adalah faktor-faktor dominan yang menjadi penyebab terjadinya perpindahan tempat tinggal dari pusat ke pinggiran Kota Metro (Kelurahan Yosodadi dan Kelurahan Ganjar Agung) dan hubungan karakteristik sosial ekonomi masyarakat. Adapun variabelvariabel yang menjadi penyebab terjadinya perpindahan tempat tinggal dari pusat ke pinggiran kota yakni : (1) tingkat pendidikan, (2) status pekerjaan, (3) tingkat pendapatan, (4) perubahan jumlah anggota keluarga, (5) usia, (6) status kepemilikan, (7) kualitas hunian, (8) tingkat pengeluaran, (9) ketersediaan fasilitas, (10) luas bangunan, (11) tingkat kepadatan, (12) tingkat kriminalitas, (13) lokasi. Variabelvariabel tersebut dianalisis dengan menggunakan Analisis Faktor untuk mengetahui faktor-faktor yang dominan dan Analisis Tabulasi Silang untuk mengetahui hubungan karakteristik sosial ekonomi dengan faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya perpindahan. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil analisis adalah . terdapat empat faktor dominan yang menjadi penyebab terjadinya perpindahan dari pusat ke Kelurahan Yosodadi yaitu: (1) status kepemilikan, (2) ketersediaan fasilitas, (3) luas bangunan, (4) lokasi dan empat faktor dominan yang menjadi penyebab terjadinya perpindahan tempat tinggal masyarakat dari pusat ke Kelurahan Ganjar Agung yaitu: (1) perubahan jumlah anggota keluarga, (2) ketersediaan fasilitas, (3) luas bangunan, (4) lokasi.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2006).FAKTOR-FAKTOR DOMINAN YANG MENJADI PENYEBAB TEJADINYA PERPINDAHAN TEMPAT TINGGAL MASYARAKAT DARI PUSAT KE PINGGIRAN KOTA ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.FAKTOR-FAKTOR DOMINAN YANG MENJADI PENYEBAB TEJADINYA PERPINDAHAN TEMPAT TINGGAL MASYARAKAT DARI PUSAT KE PINGGIRAN KOTA ().Teknik Planologi:FTSP,2006.Text
MLA Style
.FAKTOR-FAKTOR DOMINAN YANG MENJADI PENYEBAB TEJADINYA PERPINDAHAN TEMPAT TINGGAL MASYARAKAT DARI PUSAT KE PINGGIRAN KOTA ().Teknik Planologi:FTSP,2006.Text
Turabian Style
.FAKTOR-FAKTOR DOMINAN YANG MENJADI PENYEBAB TEJADINYA PERPINDAHAN TEMPAT TINGGAL MASYARAKAT DARI PUSAT KE PINGGIRAN KOTA ().Teknik Planologi:FTSP,2006.Text