REVITALISASI JALUR PEDESTRIAN DI KAWASAN ALUN-ALUN KOTA CIMAHI


Kawasan Alun-alun Kota Cimahi yang juga berfungsi sebagai pusat kota, pusat perbelanjaan, kawasan pendidikan, perkantoran, dan perumahan, mengalami perubahan bangkitan pergerakan karena adanya peningkatan intensitas penggunaan laban di sekitamya. Hal tersebut menyebabkan kawasan itu menjadi padat, berinteraksi tinggi dan menjadi lebih produktif. Terjadinya perubahan dengan tidak disertai penataan yang sesuai, akan menimbulkan konflik kepentingan terhadap ruang-ruang kota., misalnya terhadap ruang bagi pejalan kaki. Penataan ruang saat ini dirasakan masih timpang antara penyediaan fasititas bagi lalu lintas dengan fasilitas pejalan kaki. Dengan demikian, maka perlu dibuat usulan konsep perancangan jalur pedestrian yang sesuai dengan kebutuhan dan memenuhi kriteria tingkat pelayanan kualitatif, yaitu kenyamanan, keamanan, kesenangan dan unsurĀ­ unsur yang membuatnya menjadi menarik Usulan perancangan disusun berdasarkan tingkat pelayanan trotoar dan karakteristik pejalan kakinya, yang diuraikan dalam suatu prinsip dan konsep perancanganjalur pedestrian dengan menggunakan metode perancangan tapak. Tahap perancangan dilakukan dengan dua pendekatan (Lang, 1994: 388), yaitu dengan membandingkan situasi yang ada saat ini, yaitu kondisi trotoar di Kawasan Alun-alun Kota Cimahi serta aspek penyediaan fasilitas yang ada dengan standar-standar, model-model yang baku, dan solusi-solusi umum, yang kemudian disusun suatu prinsip secara terinci berdasarkan kriteria-kriteria perancangan jalur pedestrian yang baik, sehingga dapat dibuat suatu konsep perancanganjalur pedestrian yang sesuai untuk Kawasan Alun-alun Kota Cimahi. Berdasarkan temuan studi yang didapat dari hasil analisis, diketahui bahwa trotoar di Kawasan Alun-alun Kota Cimahi masih banyak yang memiliki tingkat pelayanan E, artinya pejalan yang betjalan di jalur pedestrian kesempatannya dibatasi dan sangat sulit untuk mendahului pejalan Lain, bahkan banyak pula kawasan yang belum menyediakan jalur pedestrian, padahal jika dilihat dari karakteristik pejalan kakinya, umwnnya menggunakan aktivitas jalan kaki sebagai sarana untuk mencapai tujuan mereka, maka jalur pedestrian ini mutlak perlu disediakan. Oleh karena itulah, disusun suatu prinsip perancangan jalur pedestrian, berupa perancangan dimensi trotoar, perancangan jalur penyeberangan, serta perancangan fasilitasĀ­ fasilitas penunjangnya, seperti fasilitas peneduh, halte, lampu penerangan, bangku untuk beristirahat, boks telepon umum, tempat sampah, rambu-rambu, dan saluran drainase yang mempengaruhi kualitas trotoar itu sendiri. Prinsip perancangan ini disusun berdasarkan kriteria kenyamanan, keamanan, kesenangan, dan unsur-unsur yang menarik. Prinsip perancangan ini kemudian diterjemahkan ke dalam suatu konsep perancangan dan diharapkan konsep ini dapat menunjang revitalisasi Kawasan Alun-alun Kota Cimahi.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang RIECKE RUSTIKASARY/242001021 - Personal Name
Widya Survadini - Personal Name
Amanda Pingkan W - Personal Name
No. Panggil 235PL/06
Subyek
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2006
Jurusan Teknik Planologi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2006).REVITALISASI JALUR PEDESTRIAN DI KAWASAN ALUN-ALUN KOTA CIMAHI().Teknik Planologi:FTSP

.REVITALISASI JALUR PEDESTRIAN DI KAWASAN ALUN-ALUN KOTA CIMAHI().Teknik Planologi:FTSP,2006.Text

.REVITALISASI JALUR PEDESTRIAN DI KAWASAN ALUN-ALUN KOTA CIMAHI().Teknik Planologi:FTSP,2006.Text

.REVITALISASI JALUR PEDESTRIAN DI KAWASAN ALUN-ALUN KOTA CIMAHI().Teknik Planologi:FTSP,2006.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id