STUDI EVALUASI EFEK KUALITAS UDARA TERHADAP ANGKA KEMATIAN (MORTALITAS) PADA KAWASAN PADAT LALU LINTAS
Pencemaran udara merupakan issue yang sedang berkembang saat ini, khususnya di Kota Bandung, sumber utama pencemaran udara disebabkan oleh semakin meningkatnya jumlah kendaraan bermotor. Pencemaran udara dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan manusia, bahkan mungkin dapat menyebabkan kematian. Kawasan Tegalega Bandung dianggap mewakili daerah padat transportasi, yang meliputi Kecamatan Rego/, Kecamatan Bojongloa Kaler dan Kecamatan Astana Anyar. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara pencemaran udara dengan kematian yang terjadi di masyarakat selama jangka waktu tahun 2001 - 2003. Metoda yang digunakan adalah pengolahan data secara moving average, yang kemudian dianalisa berdasarkan perbandingan antara konsentrasi pencemar udara dengan mortalitas yang digambarkan kedalam bentuk grafik. Parameter kua/itas udara yang ditelaah dalam studi ini adalah PM1o, S02, CO dan N02. Pencemar utama yang bersumber dari kendaraan bermotor adalah gas CO dan NOx, sedangkan S02 dan PM10 dihasilkan dari proses pembakaran pada mesin kendaraan bermotor. Dibandingkan dengan Baku Mutu Udara Ambien Nasional, kualitas udara di kawasan Tegalega masih berada di bawah standar yang ditentukan. Dari hasil perbandingan antara konsentrasi parameter kualitas udara dengan angka kematian (morta/itas), diperoleh unsur pencemar yang memiliki hubungan paling mendekati dengan mortalitas adalah S02. Diperoleh hubungan dosis dan respons antara konsentrasi S02 dengan mortalitas. Pada konsentrasi > 400 ppm dengan waktu pemaparan 1 menit, S02 dapat langsung menyebabkan kematian. Pada konsentrasi rendah dan disertai oleh unsur pencemar lain, S02 dapat bersifat memperburuk keadaan suatu penyakit yang diderita oleh masyarakat yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian. Dari hasil questioner yang disebarkan kepada masyarakat sekitar kawasan Tegalega, tidak diperoleh persamaan jumlah kematian yang terjadi dengan jumlah kematian yang tercatat di instansi pemerintahan. Hal ini memperlihatkan bahwa tidak semua kematian yang terjadi di masyarakat itu tercatat di instansi pemerintahan.
Detail Information
Bagian
Informasi
Pengarang
Andrisa Pramadityani/252000018 - Personal NameJuli Soemirat S - Personal Name
No. Panggil
150TL/05
Subyek
Fakultas
FTSP
Tahun Terbit
2005
Jurusan
Teknik Lingkungan
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik
Citation
APA Style
. (2005).STUDI EVALUASI EFEK KUALITAS UDARA TERHADAP ANGKA KEMATIAN (MORTALITAS) PADA KAWASAN PADAT LALU LINTAS ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.STUDI EVALUASI EFEK KUALITAS UDARA TERHADAP ANGKA KEMATIAN (MORTALITAS) PADA KAWASAN PADAT LALU LINTAS ().Teknik Lingkungan:FTSP,2005.Text
MLA Style
.STUDI EVALUASI EFEK KUALITAS UDARA TERHADAP ANGKA KEMATIAN (MORTALITAS) PADA KAWASAN PADAT LALU LINTAS ().Teknik Lingkungan:FTSP,2005.Text
Turabian Style
.STUDI EVALUASI EFEK KUALITAS UDARA TERHADAP ANGKA KEMATIAN (MORTALITAS) PADA KAWASAN PADAT LALU LINTAS ().Teknik Lingkungan:FTSP,2005.Text