PENGARUH MINERAL LEMPUNG (MONTMORILLONIT) TERHADAP PROSES BIOREMEDIASI LIMBAH MINYAK DALAM AIR LAUT DENGAN MEGUNAKAN MIKROORGNISME HIDROKARBONOPLASTIK
Bioremediasi merupakan salah satu cara untuk mengatasi tumpahan minyak di taut dengan menggunakan aktivitas mikroorganisme yang dapat aktif mendegradasi minyak bumi dan meogkondisikan kehidupan mikroorg;-nisme tersebnt di linglmngan tnmpahan minyak bnmi Tazaki dan Chaerun (2003) mengatakan bahwa proses pertumbuhan mikroorganisme bidrok.arbono 1ik tersebut dapat ditingkatkan oleh montmorillonit [(Na,Ca)o,3(AJ,Mg)2Si.010(0Jfh.n(H20)] yaitu jenis mincraJ yang dildasifikasikan sebagai
mineral lemptmg. 01eh karena itu. penelitian ini bertujuan tmtuk mengetahui pengaruh montmorillonit terhadap d >radasi limbah minyak dengan men 'UI\akan mirkoorganisme
hidrokarbonoldastik. Dalam penelitian in1. mikroorganisme mdrokarbonoldastik ditumbuhkan bersama dengan montmorillonit dan minyak bnmi dalam air laut yang diperkaya dengan ekstrak ragi. Parameter yang diukur adalah pertumbuhan mikroorg.anisme hidrokarbonoklastik, nilai COD, basil degradasi berupa fraksi minyak bumi meJalw analisis kromatografi gas. nilai pH, temperatur, toksisitas, dan Total Petroleum Hidrocarbon. Metode peneliti.an yang dipilih ada1.ah metode komparatif(perbandingao) antara sampel uji dengan kontrol.
Hasil pengujian menunjnkan bahwa montmorillonit yang pada penelitian in1 langsung dicampurkan ke dalam kultur mikroorganisme hidrokarbonoklastik dapa1 meningkatkan pertumbuhan mikroorganisme. Hal tersebut dapat dtlihat dari lebih besamya jumlah mikroorganisme dan lebih lamanya fase eksponensial pada sampel yang menggunakan montrnorillonit dibandingkan dengan sampcl yang tidak menggunakan montmoriJlonit WaJaupun d.emikian, montmorillonit tidak memberikan pen:ingkatan terhadap kemampuan mikroorganisme dalam membantu terjadinya oksidasi senyawa-senyawa organik mauptm anorganik dalam sampel. Analisis GC/MS menm1ju.kkan bahwa degradasi pada sampel yang mc:oggtmakan montorillonit lebih kecil dibandingkan dengan sampel yang tidak menggonakan montmorillonit. Hal tersebut mengindikasikan bahwa montmorillonit juga tidak dapat meningkatkan hasil degradasi limbah minyak pada proses bioremediasi. Montmori11onit juga tidak berpengarnh terhadap nitai pH dan temperatur dan tidak bersifat toksik terhadap lingkuogannya Secara keselurohan dapat disimpulkan bahwa dalmn proses bioremed asi ini, kebadiran mon1mori1Jonit dapat meningkatkan pertwnbuhan mikroorganisme, tetap:i tidak dapat mcningkatkan basil degradasi limbah minyak dalam air laut.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2006).PENGARUH MINERAL LEMPUNG (MONTMORILLONIT) TERHADAP PROSES BIOREMEDIASI LIMBAH MINYAK DALAM AIR LAUT DENGAN MEGUNAKAN MIKROORGNISME HIDROKARBONOPLASTIK ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.PENGARUH MINERAL LEMPUNG (MONTMORILLONIT) TERHADAP PROSES BIOREMEDIASI LIMBAH MINYAK DALAM AIR LAUT DENGAN MEGUNAKAN MIKROORGNISME HIDROKARBONOPLASTIK ().Teknik Lingkungan:FTSP,2006.Text
MLA Style
.PENGARUH MINERAL LEMPUNG (MONTMORILLONIT) TERHADAP PROSES BIOREMEDIASI LIMBAH MINYAK DALAM AIR LAUT DENGAN MEGUNAKAN MIKROORGNISME HIDROKARBONOPLASTIK ().Teknik Lingkungan:FTSP,2006.Text
Turabian Style
.PENGARUH MINERAL LEMPUNG (MONTMORILLONIT) TERHADAP PROSES BIOREMEDIASI LIMBAH MINYAK DALAM AIR LAUT DENGAN MEGUNAKAN MIKROORGNISME HIDROKARBONOPLASTIK ().Teknik Lingkungan:FTSP,2006.Text