// <![CDATA[STUDI POTENSI DAUR ULANG SAMPAH PLASTIK- RUMAH TANGGA DARI TPS PERMUKIMAN PADAT DAN TERATUR 01 KOTA MADYA BANDUNG]]> H. M. Masduki, Ir. Dosen Pembimbing 1 MIA DWl KAMIYATI / 251995025 Penulis Ria Ismaria, ir., M.T. Dosen Pembimbing 2
Daur ulang merupakan proses pengembalian suatu bahan yang telah terbuang ke dalam sistem produksi yang sama Aplikasi daur ulang di dalam pengelolaan sampah perkotaan diawali dengan proses perolehan kembali bahan potensial daur ulang yang dilakukan oleh perangkas/pemulung. Jenis bahan potensial daur ulang di suatu daerah dapat memiliki kesamaan maupun tidak. Berdasarkan peoelitian terdapat berbagai macam. sampah. dapat di daur ulang (recycable). Plastik merupakan salah satu jenis bahan potensi daur ulang. Plastik tersebut dapat berbentuk lembaran plastik maupun dalam bentuk kerasan. Secara umum terdapat 4 macam plastik yaitu Polyethylene (PE), Polypropylene (PP), Polyvinyl Chloride (PVC) dan Polystyrene (PS). Akan tetapi berdasarkan penelitian dari dua macam bentuk plastik tersebut terdiri dari berbagai macam jenis bahan plastik, yaitu PP dan PE dalam bentnk lembacan tipis. Plastik kecas, golongan ember, PVC, PS, botot plastik dalam bentuk kerasan. Berdasarkan penelitiann dikedua daerah studi, sekitar 6.72% dari timbulan sampah di TPS pemukiman teratur adalah sampah plastik, sedangkan di TPS pemukiman padat sebesar 8.37 %. Kantong keresek merupakan komposisi terbesar pada kedua lokasi yaitu 31.74% di TPS pemukiman padat, sedangkan di TPS pemukiman teratur sebesar 44.26 %. Selain itu, dari komposisi plastik tersebut dapat diketahui bahwa 87.01 % plastik dapat di daur ulang pada TPS pemukiman padat, sedangkann di TPS pemukiman teratur sebesar 62.87 %. Presentase sampah plastik daur ulang tersebut merupakan potensi daur ulang plastik di kedua lokasi studi. Dengan prosentase poteosi daur ulang plastik tersebut maka terjadi peyisihan sampah sebesar 7.28 % di TPS pemukiman padat dan 4.22 % di TPS pemukiman teratur. Selain itu, potensi tersebut memberikan pengaruh terhadap aspek ekonomis pada para pelaku daur ulang plastik dan juga pengelola sampah kota, dalam hal ini adalah PD. Kebersihan Kodya Bandung.