// <![CDATA[ANALISIS ARUS ASUT PADA MOTOR INDUKSI 3 PHASA BERKAPASITAS 147 HP]]> Nasrun Hariyanto, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 MUHAMMAD RIZKI / 112020036 Penulis
Motor induksi dengan kapasitas besar memiliki dampak yaitu pada saat starting awal akan menarik arus 5 sampai 7 kali dari arus nominal dengan tegangan penuh dan beban penuh agar dapat memperoleh torsi starting yang cukup untuk mulai berputar. Tujuan penelitian ini didapat hasil grafik arus asut dalam kondisi berbagai beban, pada metode star delta yang diberikan kepada motor dengan tegangan penuh 400 V dan kondisi beban yang berbeda-beda yaitu 38 HP, 75,3 HP, 115,4 HP dan 147 HP. Pada metode soft starter tegangan dan beban yang diberikan kepada motor naik secara perlahan dengan tegangan 115 V beban 38 HP, tegangan 172 V beban 75,3 HP, tegangan 201,25 V beban 115,4 HP dan tegangan 230 V beban 147 HP. Penentuan kapasitas MCB pada metode star delta dan soft starter dan membandingkan hasil arus starting saat menggunakan star delta dan soft starter. Hasil simulasi pada Simulink MATLAB arus asut metode star delta dengan kondisi tegangan penuh dan beban penuh sebesar 432,8 A, didapat waktu arus asut transient hingga keadaan mantap (steady state) sebesar 68,4 A dalam waktu 0,08 detik maka dapat menggunakan MCB Scheineder NSX100F kapasitas 80A. Sedangkan metode soft starter meiliki hasil apabila sudah mencapai dengan tegangan penuh dan beban penuh arus asut awal starting mencapi 54,8 A, didapat waktu arus asut transient hingga keadaan mantap (steady state) sebesar 95 A dalam waktu 0,08 detik maka dapat menggunakan MCB Scheineder NSX100F kapasitas 100A. Maka dapat disimpulkan pada kedua metode star delta dan soft starter, metode soft starter memiliki keunggulan karena dapat mengontrol arus asut saat awal starting. Metode soft starter ini mampu mengurangi tekanan pada sistem listrik dan memperpanjang umur operasional motor.