SISTEM PENGOMPOSAN AEROB MENGGUNAKAN AGITASI BERKALA DENGAN PEMBUBUHAN GARAM DAPUR
Sampah merupakan benda-benda buangan padat yang ditimbulkan akibat aktifitas manusia atau sesuatu yang tidak dikehendaki lagi. Salah satu pengolahan sampah agar dihasilkan sebuah produk yang bermanfaat disamping mereduksi volume, dapat dilakukan dengan cara pengomposan. Penelitian ini bertujuan untuk. membuktikan keberhasilan proses pengomposan dengan pembubuhan garam dapur. Proses pengomposan ini diterapkan dalam metode agitasi berkala dan pembubuhan garam. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah proses pengomposan dengan dosis garam 3gr/kg sampah organik compostable lebih baik daripada tanpa penambahan garam. Hasil karakteristik fisik pengomposan memperlihatkan bahwa rerata penurunan berat kompos 80.55%, temperatur optimum 35° C, pH akhir 7, Kadar air 30 o/o, berwama hitam dan bentuknya hampir menyerupai tanah. Pada karakteristik kimia perbandingan C/N adalah 11.3, Kadar volatil 60.58o/o (bk), Kadar Abu 39.42% (bk), Proses pengomposan ini ditempuh selama 18 hari.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2001).SISTEM PENGOMPOSAN AEROB MENGGUNAKAN AGITASI BERKALA DENGAN PEMBUBUHAN GARAM DAPUR ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.SISTEM PENGOMPOSAN AEROB MENGGUNAKAN AGITASI BERKALA DENGAN PEMBUBUHAN GARAM DAPUR ().Teknik Lingkungan:FTSP,2001.Text
MLA Style
.SISTEM PENGOMPOSAN AEROB MENGGUNAKAN AGITASI BERKALA DENGAN PEMBUBUHAN GARAM DAPUR ().Teknik Lingkungan:FTSP,2001.Text
Turabian Style
.SISTEM PENGOMPOSAN AEROB MENGGUNAKAN AGITASI BERKALA DENGAN PEMBUBUHAN GARAM DAPUR ().Teknik Lingkungan:FTSP,2001.Text