// <![CDATA[REKAYASA PENGEMBANGAN PROROTIPE BANGUNAN RESAPAN Dl KAMPUS ITENAS]]> Susiani Susanti, ST., MT. Dosen Pembimbing 2 Ir. HM Masduki HS. Dosen Pembimbing 1 Aep Ruhiyat / 251995024 Penulis
Konsep lama dalam penanganan drainase perkotaan adalah mengusahakan agar air secepatnya dapat dialirkan ke bagian hilir dari daerah yang tergenang dan akhimya dibuang ke waduk, sungai atau taut. Pada saat sekarang ini konsep tersebut dianggap sebagai konsep yang akan memboroskan sumberdaya air yang sangat berharga tersebut. Dalam upaya menjaga kelestarian alam di kawasan pemukiman, pertu diperhatikan drainase kawasan sebagai prasarana kawasan yang dilandaskan pada konsep drainase perkotaan yang berwawasan lingkungan. Konsep ini berkaitan dengan upaya konservasi sumber daya air yang berprinsip mengendalikan kelebihan air permukaan sedemikian rupa sehingga air permukaan sebanyak mungkin mendapat kesempatan untuk meresap ke dalam tanah. Salah satu upaya untuk mengendalikan limpasan air permukaan dan untuk konservasi sumber daya air yaitu dengan membuat imbuhan buatan. Pada penelitian ini akan dijajagi kemungkinan penerapan imbuhan buatan pada lahan model dengan cara pembuatan model bangunan resapan yang kemudian dilakukan analisa kinerja dari bangunan resapan tersebut terhadap curah hujan rencana. Selain itu, akan diamati pula pengaruh pertumbuhan biota tanah yang terdapat dalam bangunan resapan terhadap peningkatan kecepatan kelulusan air. Adanya peningkatan kecepatan kelulusan air akibat adanya aktivitas biota tanah tersebut disebut koefisien biologi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa koefisien biologi pada lahan model adalah 0.45 dan dimensi bangunan resapan diperoleh sebagai berikut : 1. panjang: 114.6 m 2. Iebar: 0.80 m 3. tinggi: 0.80 m 4. diameter pipa beton: 0.59 m