STUDI TIMBULAN DAN KARAKTERISTIK LIMBAH RUMAH SAKIT DAN UPAYA PENANGANANNYA (Studi Kasus : RS. Santo Borromeus Bandung)
Rumah sakit merupakan salah satu sarana kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh semua masyarakat yang berfungsi sebagai tempat pelayanan medis, rawat jalan dan inap, pengobatan dan pemulihan kesehatan, terkadang juga sebagai tempat penyimpanan sementara jenazah. Setiap kegiatan dari fungsi yang berbeda dalam setiap bagian di rumah sakit menghasilkan limbah padat, cair dan gas yang dapat bersifat infeksius dan dapat mencemari lingkungan. Salah satu faktor yang dapat menunjang keberhasilan rumah sakit dalam menjalankan tugas dan fungsinya ialah adanya penanganan limbah padat rumah sakit yang baik Untuk menunjang kelancaran dalam penanganan limbah padat rumah sakit diperlukan suatu sistem pengelolaan limbah rumah sakit yang baik, dengan melakukan pengukuran timbulan dan pemeriksaan karakteristik kimia dan fisik limbah padat rumah sakit. Dari hasil penelitian, timbulan rerata perhari Limbah Padat Non Medis RS. Santo Borromeus, rerata per hari sebesar (722,056 Kg/hari) atau sebesar (3350,158 L/hari), sedangkan untuk Limbah Padat Medis (161,421 Kg/hari) atau sebesar (1582,863 L/hari). Densitas terbesar berasal dari unit Instalasi Gizi (0,8 Kg/L) sedangkan densitas terkecil berasal dari aktivitas perkantoran (0,05 Kg/L) dan aktivitas rawat inap (0, 08 Kg/L). Pengukuran densitas, komposisi dan karakteristik fisik dan kimia limbah padat medis tidak dilakukan mengingat bahaya yang ditimbukan cukup besar. Dari hasil sampling, komposisi limbah padat RS. Santo Borromeus didominasi oleh 3 komponen, yaitu Organik (78,33%), Plastik (6,36 %) dan Karton Duplek (5,25%). Dari hasil uji laboratorium untuk pemeriksaan karakteristik fisik dan kimia Limbah Padat Non Medis RS. Santo Borromeus sebesar (79,88 %) untuk kadar air, kadar volatil (93,72 %), kadar abu (6,28 %), Organik (28,52%}, N-Kjedahl (1,38%) dan (20,67%) untuk Rasio CIN. Sedangkan dari evaluasi sistem penanganan limbah rumah sakit baik medis maupun non medis di RS. Santo Boromeus sebagian sudah berjalan dengan baik, ini dapat dilihat dari sistem pengelolaan dari segi pewadahan, pengumpulan, pengangkutan dan pengolahan yang sudah dijalankan pada saat ini, sedangkan untuk sistem penanganan yang belum berjalan dengan baik, pihak RS. Santo Borromeus perlu melakukan perbaikan agar system penanganan limbah rumah sakit sesuai dengan pedoman sanitasi rumah sakit Indonesia dan peraturan menteri kesehatan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2001).STUDI TIMBULAN DAN KARAKTERISTIK LIMBAH RUMAH SAKIT DAN UPAYA PENANGANANNYA (Studi Kasus : RS. Santo Borromeus Bandung) ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.STUDI TIMBULAN DAN KARAKTERISTIK LIMBAH RUMAH SAKIT DAN UPAYA PENANGANANNYA (Studi Kasus : RS. Santo Borromeus Bandung) ().Teknik Lingkungan:FTSP,2001.Text
MLA Style
.STUDI TIMBULAN DAN KARAKTERISTIK LIMBAH RUMAH SAKIT DAN UPAYA PENANGANANNYA (Studi Kasus : RS. Santo Borromeus Bandung) ().Teknik Lingkungan:FTSP,2001.Text
Turabian Style
.STUDI TIMBULAN DAN KARAKTERISTIK LIMBAH RUMAH SAKIT DAN UPAYA PENANGANANNYA (Studi Kasus : RS. Santo Borromeus Bandung) ().Teknik Lingkungan:FTSP,2001.Text