// <![CDATA[PERANCANGAN BANGUNAN MICE DENGAN TEMA SUSTAINABLE ARCHITECTURE DI JL. DR. DJUNJUNAN, KOTA BANDUNG]]> 0405098901 - Reza Phalevi Sihombing, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Noveryna Dwika Reztrie, S,T., M.Ars Dosen Pembimbing 2 SULTAN MUHAMMAD AZHAR / 212019015 Penulis
Kota Bandung merupakan salah satu kota yang cocok untuk dijadikan sebagai pusat kegiatan MICE di Indonesia karena statusnya sebagai kota metropolitan terbesar ketiga dan kota kreatif. Tentunya pemerintah setempat dituntut untuk meningkatkan pembangunan fasilitas MICE yang modern dan berskala internasional. Namun hal ini dapat berdampak buruk karena pembangunan dalam skala besar di kota-kota besar cenderung memakan banyak energi dan menimbulkan polusi sekaligus memperburuk lingkungan dan kesehatan masyarakat.. Oleh karena itu, penerapan arsitektur berkelanjutan diperlukan dalam merancang bangunan MICE. Selain fungsional, bangunan akan menjadi lebih ramah terhadap lingkungan dengan memperhatikan beberapa poin seperti efisiensi energi, vegetasi, dan material ramah lingkungan. Selain itu, penerapan desain aktif dapat mendorong pengguna bangunan untuk bergerak aktif secara fisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat merancang bangunan MICE yang selain dapat berfungsi dengan baik namun juga dapat meminimalisir dampak buruk pembangunan dan ramah terhadap lingkungan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menerapkan prinsip arsitektur berkelanjutan melalui pendekatan desain aktif lingkungan yang diciptakan akan lebih ramah terhadap lingkungan dan dapat mendukung kesehatan serta kesejahteraan pengguna bangunan yang tentunya akan mendorong produktivitas masyarakat khususnya untuk melaksanakan kegiatan MICE.