// <![CDATA[PERANCANGAN BANGUNAN EASTERN MEETING, CONVENTION, DAN CREATIVE CENTER DENGAN PENDEKATAN TEORI AFFORDANCE DALAM ARSITEKTUR ADAPTI]]> 0405017003 - Ardhiana Muhsin ST.,MT. Dosen Pembimbing 1 IRGI FAUZY ASSHIDIQ / 212020009 Penulis
Dalam era globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, industri kreatif dan bisnis telah berkembang menjadi salah satu sektor yang paling dinamis. Pertemuan bisnis, konferensi, pameran, dan acara lainnya telah menjadi wadah penting untuk bertukar ide, pengetahuan, dan bisnis.Seiring dengan bertumbuhnya ekonomi dan meningkatnya kompleksitas usaha, permintaan terhadap fasilitas MICE yang modern dan fungsional juga meningkat secara signifikan. Perancangan gedung MICE tidak hanya sekedar membangun struktur secara fisik, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai dinamika industri kreatif, bisnis, dan tren yang sedang terjadi saat ini. Gedung MICE memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kolaborasi, inovasi, dan berbagi pengetahuan di antara para profesional, akademisi, dan para pebisnis. Oleh karena itu, pendekatan desain yang mendalam dan komprehensif diperlukan untuk memastikan bahwa gedung MICE tidak hanya memenuhi persyaratan fungsionalnya, namun juga memperkaya pengalaman pengguna dan memberikan dampak positif terhadap komunitas pada masyarakat sekitar. Fleksibilitas dan Teori Affordance memiliki kesamaan di dalamnya. Dalam teorinya, Gibson menjelaskan bahwa affordance merupakan sebuah atribut dari desain interaksi yang ditawarkan kepada pengguna. Affordance merupakan sebuah kondisi dimana suatu hal atau ruang yang telah didefinisikan sebagai satu fungsi tertentu dapat dilihat dan difungsikan dengan hal lain.