CULTURAL CENTER AS A BRIDGE FROM PAST ART AND CULTURE TO THE FUTURE
Seiring dengan perkembangan zaman dan era keterbukaan teknologi memungkinkan masuknya seni dan budaya asing. Seni dan budaya asing dinilai lebih modern serta menarik dibandingkan dengan seni dan budaya lokal. Keanekaragaman seni dan budaya Indonesia seharusnya menjadi nilai lebih bagi para generasi yang akan datang. Laporan ini membahas mengenai perancangan sebuah pusat kebudayaan yang diharapkan dapat menjadi jembatan seni dan budaya dari masa lalu ke masa depan. Fokus dari konsep pusat kebudayaan ini mengenalkan seni dan budaya Indonesia kepada generasi yang akan datang. Selain itu, pusat kebudayaan ini direncanakan pula sebagai tempat berkarya bagi para pegiat seni agar menarik minat para generasi muda pada seni dan budaya Indonesia. Pusat kebudayaan ini berlokasi di Kota Baru Parahyangan, yang mewadahi para pegiat seni dari Kota Bandung. Desain dari pusat kebudayaan ini mengeksplorasi beberapa gaya arsitektur dari berbagai daerah di Indonesia. Representasi dari masa lalu ke masa depan diterapkan dengan penggunaan material yang berbeda. Penggunaan material atap rumbia merepresentasikan konsep dari masa lalu. Sementara itu, material atap bitumen merepresentasikan konsep dari masa depan. Implementasi dari konsep arsitektur dari masa lalu ke masa depan ini diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi para generasi muda untuk datang dan mempelajari tentang seni dan budaya Indonesia.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2024).CULTURAL CENTER AS A BRIDGE FROM PAST ART AND CULTURE TO THE FUTURE ().Arsitektur:FAD
Chicago Style
.CULTURAL CENTER AS A BRIDGE FROM PAST ART AND CULTURE TO THE FUTURE ().Arsitektur:FAD,2024.Text
MLA Style
.CULTURAL CENTER AS A BRIDGE FROM PAST ART AND CULTURE TO THE FUTURE ().Arsitektur:FAD,2024.Text
Turabian Style
.CULTURAL CENTER AS A BRIDGE FROM PAST ART AND CULTURE TO THE FUTURE ().Arsitektur:FAD,2024.Text