IMPLEMENTASI NILAI-NILAI “TRI TANGTU SUNDA” PADA DESAIN INTERIOR MUSEUM SRI BADUGA BANDUNG
Konsep Tritangtu merupakan konsep Pola Tiga yang berkaitan dengan penataan hidup dan semesta alam bagi kehidupan Sunda. Pada masyarakat Pola Tiga terjadi keharmonisan dengan adanya dunia tengah sebagai pemersatu antara dunia atas dan dunia bawah. Inilah sebabnya dikenal tiga buana atau dunia, yakni Buana Nyungcung (atas, langit), Buana Pancatengah (tengah, manusia), dan Buana Larang (bumi). Konsep Tritangtu yang berpola tiga inilah yang menjadi inspirasi untuk diimplementasikan pada Denah Lantai 1 Museum Sri Baduga Bandung. Tujuan dari pengimplementasian konsep Tritangtu ini adalah untuk melestarikan konsep hidup masyarakat Sunda melalui perantara ruang, dan juga untuk memperbaharui tata letak benda pamer di Museum Sri Baduga Bandung. Hasil dari penelitian ini adalah didapatkannya pembaharuan tata letak benda pamer yang berpengaruh pada suasana ruang museum, dan pembaharuan elemen visual di area museum.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2024).IMPLEMENTASI NILAI-NILAI “TRI TANGTU SUNDA” PADA DESAIN INTERIOR MUSEUM SRI BADUGA BANDUNG ().Desain Interior:FAD
Chicago Style
.IMPLEMENTASI NILAI-NILAI “TRI TANGTU SUNDA” PADA DESAIN INTERIOR MUSEUM SRI BADUGA BANDUNG ().Desain Interior:FAD,2024.Text
MLA Style
.IMPLEMENTASI NILAI-NILAI “TRI TANGTU SUNDA” PADA DESAIN INTERIOR MUSEUM SRI BADUGA BANDUNG ().Desain Interior:FAD,2024.Text
Turabian Style
.IMPLEMENTASI NILAI-NILAI “TRI TANGTU SUNDA” PADA DESAIN INTERIOR MUSEUM SRI BADUGA BANDUNG ().Desain Interior:FAD,2024.Text