PERANCANGAN SISTEM PENYIRAMAN TANAMAN PALAWIJA
Penggunaan teknologi dalam bidang perkebunan dan pertanian semakin meningkat, dan penggunaan teknologi ini semakin membantu petani dalam mengelola lahan
mereka. Salah satunya adalah penggunaan mesin untuk penyiraman tanaman, yang membuat pekerjaan petani lebih mudah dan mempersingkat waktu penyiraman
dibandingkan dengan metode tradisional. Untuk menyiram tanaman palawija, ember yang dimodifikasi biasanya digunakan, tetapi ada cara baru untuk melakukannya. Alat ini menggunakan pompa untuk memompa air dari saluran irigasi, yang kemudian disalurkan ke media tanam. Konsep perancangan yang
digunakan adalah konsep morfologi dengan cara menguraikan beberapa varian yang dapat dipilih. Pompa yang dipilih pompa DC submersible dengan debit 63
LPM. Untuk pipanya menggunakan pipa PVC, lalu untuk nozzle penyiram dan pendorong menggunakan nozzle modifikasi dan duckbill nozzle. Gaya dorong
(thrust) yang dihasilkan oleh alat penyiram palawija ini untuk bukaan katup 0o sebesar 1,113 N kemudian pada bukaan katup 30o sebesar 1,006 N dan pada bukaan
katup 60o sebesar 0,749 N. Jarak maksimal pancaran air dari alat penyiram palawija pada katup 0o sejauh 3,087 m lalu pada bukaan katup 30o sejauh 3,325 m dan pada bukaan katup 60o jarak pancaran maksimal sejauh 3,543 m.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2024).PERANCANGAN SISTEM PENYIRAMAN TANAMAN PALAWIJA ().Teknik Mesin:FTI
Chicago Style
.PERANCANGAN SISTEM PENYIRAMAN TANAMAN PALAWIJA ().Teknik Mesin:FTI,2024.Text
MLA Style
.PERANCANGAN SISTEM PENYIRAMAN TANAMAN PALAWIJA ().Teknik Mesin:FTI,2024.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN SISTEM PENYIRAMAN TANAMAN PALAWIJA ().Teknik Mesin:FTI,2024.Text