// <![CDATA[ANALISIS KELAYAKAN MAIN INLET VALVE DAN PRESSURE RELIEF VALVE PLTA KAPASITAS 175 MW]]> 0409056902 - Prof. Meilinda Nurbanasari, ST. MT. Ph.D. Dosen Pembimbing 1 GHIFARI LASEHA / 122020019 Penulis
PLTA adalah pembangkit listrik yang memanfaatkan energi potensial air dengan kapasitas besar, mampu memasok listrik untuk wilayah luas. Karena itu, gangguan operasi PLTA dapat menyebabkan kerugian signifikan, sehingga pemeliharaan dan overhaul rutin sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan main inlet valve (MIV) dan pressure relief valve pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas 175 MW, serta memberikan rekomendasi perawatan yang diperlukan untuk menjaga kinerja optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi inspeksi visual, Phased Array Ultrasonic Testing (PAUT), Ultrasonic Thickness Testing (UT Thickness), dan Popping Test. Inspeksi visual mengidentifikasi kerusakan pada coating dan korosi pada pipa upstream, serta penipisan pada pipa downstream dari MIV. Perhitungan menunjukkan bahwa sisa umur pakai terpendek pada pipa terjadi di bagian upstream yaitu 11,72 tahun. MIV juga menunjukkan adanya korosi dan kebocoran pada disc MIV, dengan sisa umur pakai sebesar 35,40 tahun. Hasil Popping Test menunjukkan bahwa safety valve pada governor masih berfungsi dengan baik, namun safety relief valve pada MIV tidak berfungsi sesuai dengan tekanan yang diharapkan, sehingga perlu diganti atau dilakukan pengaturan ulang. Rekomendasi yang diberikan mencakup perbaikan area yang rusak, konsultasi dengan produsen terkait penggantian disc MIV, penggantian safety relief valve MIV, perhitungan laju penipisan kembali dengan menggunakan data pada pada penelitian kali ini sebagai acuan, serta peningkatan frekuensi pemeliharaan MIV untuk memastikan keandalan operasi jangka panjang.