// <![CDATA[RANCANG BANGUN KOTAK PENDINGIN MINUMAN BERBASIS MODUL TERMOELEKTRIK (TEC1-12706)]]> 0401086801 - Dr. Agus Hermanto Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 AWFIN JIQRAN ALAM 122022097 Penulis
Kotak pendingin telah menjadi kebutuhan yang esensial untuk menjaga minuman tetap dingin pada suhu 16°C - 25°C, demi mendukung kesehatan dan kenyamanan, khususnya di lingkungan privat. Penyimpanan minuman dingin yang konvensional sering kali tidak efisien atau praktis untuk digunakan dalam ruang terbatas, konsumsi energi yang tinggi, dan penggunaan Refrigeran yang memiliki komposisi CFC (Chlorofluorocarbon) di nilai tidak ramah lingkungan [1, 2]. Tujuan penelitian ini merupakan rancang bangun kotak pendingin minuman yang kecil, ringan, praktis untuk dipindahkan dan ditempatkan pada ruang terbatas menggunakan modul termoelektrik TEC1-12706. Teknologi Termoelektrik adalah suatu fenomena konversi dari perbedaan temperatur menjadi energi listrik (efek Seebeck) atau sebaliknya (Efek Peltier) yang dikembangkan menjadi suatu modul sehingga digunakan sebagai pembangkit listrik atau perangkat pendingin/ pemanas [3, 4], dan telah banyak di aplikasikan untuk kotak pendingin dengan beragam kebutuhan [5, 6, 7, 8, 9] Sesuai keunggulan yang diberikan [10, 11]. Perancangan kotak pendingin minum berdasarkan kapasitas 2 botol minum 600 ml dengan dimensi kotak 200 × 164 × 319 mm, menggunakan sistem refrigerasi termoelektrik dengan 3 modul peltier dan daya 176 watt. Penentuan beban pendingin untuk menentukan jumlah modul peltier menggunakan pendekatan transien konduksi untuk silinder berhingga, dimana air diasumsikan sebagai silinder solid untuk di hitung transien konduksinya untuk mendapatkan temperatur titik tengah dan titik luar silinder air sehingga dapat di perhitungkan beban air minum dan beban-beban lainnya [12, 13, 14]. Hasil pengujian untuk target Temperatur air 16°C - 25°C selama 30 menit menunjukkan bahwa air mineral mengalami penurunan temperatur dari 26.1 °C menjadi 24.5 °C, Dimana rata-rata temperatur air turun 0.1°C setiap 2 menit.