// <![CDATA[STUDY OF RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE ON THE STEAM TURBINE]]> 0405056902 - Dani Rusirawan, ST., MT., Ph.D. Dosen Pembimbing 1 0415026102 - Ahmad Taufik, M.Eng., Ph.D. Dosen Pembimbing 2 GABRIEL VENDI MAHENDRA K. / 122017050 Penulis
Turbin Uap atau Steam Turbine merupakan peralatan penting dalam industri energi, digunakan untuk menghasilkan energi listrik dari energi panas. Kegagalan turbin uap dapat menyebabkan gangguan produksi, kerusakan peralatan, bahkan kecelakaan serius. Reliability Centered Maintenance (RCM) dapat digunakan untuk menentukan kegiatan pemeliharaan yang paling efektif dan efisien untuk menjaga keandalan dan ketersediaan turbin uap. RCM adalah pendekatan sistematis untuk menentukan aktivitas pemeliharaan yang harus dilakukan pada suatu sistem atau peralatan untuk menjaga keandalan dan ketersediaannya. RCM mengidentifikasi mode kegagalan, penyebab kegagalan, dan dampak kegagalan pada sistem atau peralatan. Kemudian, berdasarkan analisis tersebut, RCM menentukan aktivitas pemeliharaan yang paling efektif dan efisien untuk mencegah atau mengurangi dampak kegagalan tersebut. Salah satu metodenya adalah Fault Tree Analysis (FTA) yang merupakan metode untuk mencari penyebab dari suatu sistem yang ada. Pada tugas akhir ini akan diuraikan evaluasi kegagalan turbin uap (tipe SST 110) dengan menggunakan diagram FTA. Berdasarkan diagram, kemungkinan penyebab kegagalan dapat diidentifikasi. Setelah diketahui kemungkinan penyebabnya, langkah selanjutnya adalah membuat Failure Mode Effect and Critical Analysis (FMECA). Dengan menggunakan FMECA dapat diketahui bahwa penyebab utama kerusakan sistem turbin uap SST-110 adalah pada sudunya. Bilahnya berubah bentuk karena distribusi cairan dan sistem pelumasan yang tidak tepat (kondisinya di bawah standar yang ditentukan), yang menyebabkan keausan bantalan dan gearbox yang kekurangan pelumas.