// <![CDATA[USULAN PENINGKATAN EFEKTIVITAS MESIN PRODUKSI BERDASARKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN SIX BIG LOSSES DI PT. AGRONESIA INKABA]]> 0410057301 - Fifi Herni Mustofa, S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 Gwedo Garindra / 132019150 Penulis
Nakajima (1988) mengatakan bahwa mesin yang mengalami permasalahan seperti speed losses, downtime, atau kualitas produk yang dihasilkan tidak maksimal seperti produk cacat itu menunjukkan bahwa mesin yang digunakan tidak bekerja secara efektif. Usaha untuk meningkatkan produktivitas mesin melibatkan cara untuk memastikan mesin dapat beroperasi dalam rentang waktu yang telah ditentukan tanpa mengalami kendala, mencapai kecepatan kerja yang sesuai standar, dan menghasilkan produk yang memiliki kualitas yang memenuhi standar yang ditetapkan. PT. Agronesia Inkaba memiliki mesin injection mold yang akan dievaluasi menggunakan metode overall equipment effectiveness (OEE) untuk melihat apakah mesin sudah bekerja secara efektif atau belum. Hasil akhir dari nilai OEE diperoleh sebesar 45% untuk rata-rata selama 3 bulan tidak mencapai nilai standar internasional yang telah ditetapkan oleh JIPM membuktikan bahwa mesin tidak bekerja secara efektif, penggunaan metode six big losses, fishbone diagram, 5 why analysis, dan analytical hierarchy process (AHP) untuk menemukan akar masalah dari penyebab rendahnya nilai OEE serta menemukan solusi untuk peningkatan nilai OEE